Caption foto: Lomba cerdas cermat yang diikuti pelajar SMP penerima bansos di masing-masing kelurahan se-Kota Probolinggo Kamis, 13 Agustus 2026.PROBOLINGGO – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak dari keluarga penerima manfaat bantuan sosial dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo melalui kegiatan lomba cerdas cermat.
Lomba cerdas cermat tingkat SMP tersebut diikuti 87 pelajar yang merupakan anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan sosial dari 29 kelurahan se-Kota Probolinggo.
Kegiatan yang digelar Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Probolinggo itu berlangsung di Puri Manggala Bakti, Pemkot Probolinggo, Kamis (13/8/2026).
Lomba tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Siti Romlah bersama jajaran Asisten Pemerintah Kota Probolinggo serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari mengatakan, lomba cerdas cermat menjadi salah satu inovasi untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus membangun semangat belajar para pelajar.
Menurut Ina, kegiatan kompetisi pendidikan dapat menjadi ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan, menguji pengetahuan, sekaligus meningkatkan motivasi belajar.
“Lomba cerdas cermat ini merupakan bagian dari upaya inovasi untuk meningkatkan pengetahuan dan mengingatkan kembali spirit dalam belajar, sehingga nantinya dapat meningkatkan kualitas yang lebih baik,” ujar Ina.
Sementara itu, Kepala Dinsos PPPA Kota Probolinggo Siti Romlah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk intervensi pengentasan kemiskinan melalui bidang pendidikan.
Menurutnya, pemberian bantuan sosial perlu diiringi dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pengembangan minat, bakat, pengetahuan, dan kemampuan anak dari keluarga penerima manfaat menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang unggul.
“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas,” kata Siti Romlah.
Pelaksanaan lomba cerdas cermat melibatkan sejumlah perangkat daerah dan mitra Dinsos PPPA Kota Probolinggo.
Kolaborasi tersebut melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Bakesbangpol, Pendamping PKH, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), serta sejumlah mitra sosial lainnya.
Sebanyak 87 peserta mengikuti perlombaan dalam tim yang masing-masing terdiri dari tiga pelajar. Mereka harus melewati beberapa tahapan kompetisi, mulai dari babak penyisihan, babak rebutan jawaban hingga sesi tebak gambar.
Antusiasme peserta terlihat sejak perlombaan dimulai. Para pelajar berusaha menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan sekaligus menunjukkan kemampuan dan pengetahuan yang mereka miliki.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan prestasi terbaik. Hadiah yang disediakan terdiri dari Rp1 juta untuk juara pertama, Rp750 ribu untuk juara kedua, Rp500 ribu untuk juara ketiga, Rp400 ribu untuk juara harapan pertama, dan Rp300 ribu untuk juara harapan kedua.
Dalam kesempatan tersebut, juara pertama juga mendapatkan hadiah tambahan sebesar Rp1 juta yang diberikan secara spontan oleh Wakil Wali Kota Probolinggo Ina Dwi Lestari. Tambahan hadiah tersebut semakin menambah semangat dan antusiasme peserta.
Setelah seluruh tahapan perlombaan selesai, Kelurahan Kedungasem berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua diraih Kelurahan Mayangan, sedangkan juara ketiga diraih Kelurahan Sumber Wetan.
Sementara itu, juara harapan pertama diraih Kelurahan Kebonsari Wetan dan juara harapan kedua diraih Kelurahan Ketapang. Para pemenang memperoleh hadiah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.
Salah satu peserta, Maftuhatul Bariro dari SMPN 5 Kota Probolinggo, mengaku senang dapat mengikuti lomba cerdas cermat tersebut.
Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman sekaligus motivasi bagi pelajar untuk lebih giat belajar. Ia berharap lomba cerdas cermat dapat dilaksanakan secara rutin.
“Kalau sering diadakan lomba seperti ini, bisa menjadi motivasi untuk belajar. Saya berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan,” ujar Maftuhatul.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Probolinggo berharap pengembangan potensi pelajar dari keluarga penerima manfaat dapat terus dilakukan.
Pendidikan dan pengembangan kemampuan peserta didik dinilai menjadi bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan.
Penulis: Ismail
Tidak ada komentar