Disperkimhub Sumenep Targetkan 118 Titik PJU Baru pada 2026, Jalur Manding Jadi Perhatian

Radar9
23 Okt 2026 16:19
Daerah 0
3 menit membaca

SUMENEP – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan (Disperkimhub) Kabupaten Sumenep terus memperkuat infrastruktur penerangan jalan untuk mendukung keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Pada 2026, Disperkimhub menargetkan pemasangan 118 titik penerangan jalan umum (PJU) baru di sejumlah wilayah Kabupaten Sumenep.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya Disperkimhub Sumenep dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya penyediaan fasilitas penerangan yang menunjang mobilitas masyarakat pada malam hari.

Kepala Disperkimhub Sumenep, Dadang Deddy Iskandar, mengatakan pemasangan PJU akan dilaksanakan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan skala prioritas di lapangan.

Salah satu kawasan yang menjadi perhatian ialah jalur Manding, selain sejumlah wilayah lain yang membutuhkan tambahan penerangan untuk mendukung keselamatan pengguna jalan.

“Pemasangan akan dilakukan secara bertahap, termasuk jalur Manding hingga sejumlah wilayah lain yang membutuhkan penerangan,” terang Dadang, Jumat (23/10/2026).

Menurut Dadang, penambahan titik PJU tidak sekadar berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan jalan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas masyarakat.

Penerangan yang memadai diharapkan membantu meningkatkan visibilitas pengendara, terutama pada ruas jalan yang minim pencahayaan. Dengan demikian, risiko kecelakaan akibat keterbatasan jarak pandang pada malam hari dapat diminimalkan.

Dalam pelaksanaannya, Disperkimhub Sumenep tetap mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah dan kebutuhan masing-masing wilayah. Pendekatan berdasarkan skala prioritas tersebut diharapkan membuat pembangunan lebih efektif serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Pemerataan pembangunan juga menjadi perhatian, termasuk untuk wilayah daratan dan kepulauan yang membutuhkan dukungan infrastruktur penerangan jalan.

Saat ini, pembiayaan pengadaan PJU masih mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sumenep.

Meski demikian, Disperkimhub terus membuka peluang dukungan pendanaan dari pemerintah provinsi maupun kementerian terkait. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan pembangunan sekaligus mempercepat pemenuhan kebutuhan penerangan di berbagai wilayah.

Selain menambah titik baru, Disperkimhub Sumenep juga memberikan perhatian terhadap pemeliharaan PJU yang sudah terpasang.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian ialah keberadaan pepohonan yang menghalangi cahaya lampu sehingga mengurangi efektivitas penerangan jalan. Untuk penanganannya, Disperkimhub akan berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) agar fungsi penerangan dapat dioptimalkan.

Program penambahan 118 titik PJU pada 2026 melanjutkan pembangunan penerangan jalan yang telah dilaksanakan pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2023, pemasangan sekitar 70 titik PJU dilakukan di kawasan Ganding hingga Guluk-Guluk. Sementara itu, pengembangan penerangan di jalur Sumenep–Kalianget telah berlangsung sejak 2025.

Keberlanjutan program tersebut menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam memperkuat fasilitas pendukung keselamatan lalu lintas secara bertahap, dengan menyesuaikan kebutuhan wilayah dan ketersediaan anggaran.

Melalui target pemasangan 118 titik PJU baru, Disperkimhub Sumenep berharap cakupan penerangan jalan semakin merata. Selain menunjang kelancaran mobilitas masyarakat, program ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pengguna jalan serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat pada malam hari.

Disperkimhub Sumenep berkomitmen mengoptimalkan pembangunan dan pemeliharaan fasilitas penerangan jalan agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat, baik di wilayah daratan maupun kepulauan.

(Syah/Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *