Potret: Erfin Sukayati, Kepala Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. SUMENEP (RADAR9.ID) – Proses rekrutmen tenaga kesehatan dan programmer di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep memasuki tahap krusial. Dari total 873 pendaftar untuk 49 formasi, sebanyak 665 pelamar tercatat telah menuntaskan pendaftaran dan melengkapi berkas administrasi.
Namun, hasil verifikasi menunjukkan hanya 411 pelamar yang dinyatakan memenuhi syarat administrasi. Sementara itu, 254 pelamar lainnya dinyatakan gugur karena tidak memenuhi ketentuan yang ditetapkan panitia.
Kepala Seksi Informasi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Erfin Sukayati, menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan profesional.
“Proses seleksi ini transparan dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang mengatasnamakan panitia seleksi dan menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
“Jika ada oknum yang menawarkan bantuan kelulusan, itu dipastikan tidak benar. Seleksi dilakukan murni berdasarkan kompetensi dan kelengkapan administrasi pelamar,” tegasnya.
Sebagai bentuk akuntabilitas, panitia membuka masa sanggah bagi peserta yang tidak lolos administrasi, yang dijadwalkan berlangsung mulai 21 hingga 23 April 2026. Pada periode ini, peserta diberi ruang untuk mengajukan keberatan sesuai mekanisme yang telah ditentukan.
Erfin juga mengimbau seluruh peserta untuk aktif memantau informasi resmi melalui kanal RSUD guna memastikan setiap tahapan seleksi berjalan transparan dan dapat diakses publik.
Tingginya jumlah pendaftar dalam rekrutmen ini mencerminkan besarnya minat masyarakat untuk berkarier di sektor kesehatan. Di sisi lain, proses ini menjadi bagian dari upaya strategis RSUD Sumenep dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
(Tek/Red)
Tidak ada komentar