Potret: Penanggung Jawab Call Center 112 Kabupaten Sumenep, Arif Santoso, S.T., bersama tim saat memberikan penjelasan terkait inovasi Sistem Keamanan Pelayaran (SiKaPal) kepada kru JTV pada ajang Maritime Fest Jawa Timur 2026 di Pantai Kenjeran, Surabaya. Kamis (21/5/2026).SURABAYA (RADAR9.ID) – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Perikanan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) ambil bagian dalam Maritime Fest Jawa Timur 2026 yang digelar di kawasan Pantai Kenjeran, Surabaya, pada 20–24 Mei 2026.
Kegiatan yang digelar JTV Jawa Timur dalam rangka memperingati Hari Nelayan Nasional dan Hari Pelayaran tersebut menjadi ajang promosi potensi maritim daerah, mulai dari produk hasil laut hingga inovasi teknologi pelayanan publik berbasis keselamatan pelayaran.
Dalam pameran itu, Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep menampilkan beragam produk kuliner hasil laut unggulan khas daerah. Produk olahan tersebut menarik perhatian pengunjung karena dinilai memiliki cita rasa khas sekaligus menjadi bentuk promosi sektor perikanan dan UMKM pesisir Sumenep.
Sementara itu, Diskominfo Sumenep memperkenalkan inovasi Sistem Keamanan Pelayaran (SiKaPal), sebuah sistem yang dirancang untuk mendukung keamanan dan keselamatan nelayan saat melaut.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Drs. Agustiono Sulasno, M.H., mengatakan keikutsertaan Pemkab Sumenep dalam Maritime Fest Jawa Timur 2026 merupakan bagian dari upaya memperluas promosi potensi kelautan dan perikanan daerah di tingkat provinsi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan potensi hasil laut dan produk olahan perikanan Kabupaten Sumenep kepada masyarakat luas. Ini juga menjadi momentum untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Diskominfo Sumenep, Indra Wahyudi, S.T., M.T., menegaskan bahwa inovasi SiKaPal dihadirkan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap aspek keselamatan pelayaran dan perlindungan nelayan.
“Teknologi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan keamanan aktivitas pelayaran masyarakat, khususnya nelayan tradisional di Kabupaten Sumenep,” katanya.
Sementara itu, Penanggung Jawab Programmer Call Center 112 Sumenep, Arif Santoso, S.T., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pihaknya aktif memberikan edukasi kepada pengunjung terkait fungsi dan manfaat SiKaPal.
“Kami menjelaskan bagaimana sistem keamanan nelayan ini bekerja, termasuk fungsi pemantauan dan dukungan layanan darurat yang terintegrasi,” jelasnya.
Partisipasi Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam Maritime Fest Jawa Timur 2026 juga mendapat perhatian dari media televisi regional JTV.
Stand pameran Sumenep dikunjungi dan diwawancarai secara langsung terkait produk kuliner hasil laut serta inovasi SiKaPal yang dinilai menjadi salah satu program unggulan daerah di sektor maritim.
(Redaksi)
Tidak ada komentar