Pemkab Sumenep Dukung Sensus Ekonomi 2026, Data Usaha Jadi Dasar Kebijakan Pengentasan Kemiskinan

Radar9
12 Mei 2026 16:21
2 menit membaca

SUMENEP (RADAR9.ID) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS). Pendataan tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memetakan kondisi riil perekonomian daerah secara menyeluruh.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan data yang akurat, mutakhir, dan komprehensif sebagai dasar pengambilan kebijakan.

Menurutnya, hasil sensus akan menjadi pijakan penting dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran, khususnya untuk memperkuat sektor unggulan daerah, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta menekan angka kemiskinan secara berkelanjutan.

“Data yang valid sangat menentukan arah kebijakan pembangunan. Karena itu, Sensus Ekonomi 2026 menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah,” ujarnya.

Bupati Fauzi juga mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat di Kabupaten Sumenep untuk berpartisipasi aktif dengan memberikan data yang benar dan sesuai kondisi sebenarnya.

Ia menilai keterlibatan masyarakat dalam sensus merupakan bentuk komitmen bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang lebih berdaya saing dan berbasis data.

Sementara itu, Kepala BPS Sumenep, Handoyo Wijoyo menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan mencakup pendataan seluruh aktivitas usaha di berbagai sektor, mulai perdagangan, industri, jasa, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Menurutnya, melalui pendataan tersebut pemerintah dapat memperoleh gambaran utuh mengenai struktur ekonomi daerah, potensi usaha, serta berbagai tantangan yang dihadapi pelaku usaha di lapangan.

“Tujuan utama sensus ini adalah menyediakan basis data dunia usaha yang lengkap dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan ekonomi,” jelasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *