Musancab Serentak 5 Kecamatan Rampung, PPP Kota Probolinggo Bidik 5 Kursi DPRD pada Pemilu 2029

Radar9
9 Agu 2026 16:45
3 menit membaca

KOTA PROBOLINGGO – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Probolinggo mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang digelar serentak di lima kecamatan, PPP resmi membentuk kepengurusan baru sekaligus memasang target ambisius meraih minimal lima kursi di DPRD Kota Probolinggo.

Musancab serentak tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB di Kantor DPC PPP Kota Probolinggo, Jalan Slamet Riyadi, Kecamatan Kanigaran.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi internal dan penguatan struktur partai hingga tingkat kecamatan sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Sejumlah tokoh dan pengurus PPP hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dua anggota DPRD Kota Probolinggo dari Fraksi PPP, Robit Riyanto dan Zainul Fatoni, serta Bendahara DPW PPP Jawa Timur, Hj. Umil Sulistiyoningsih.

Selain itu, Musancab juga dihadiri jajaran pengurus DPC, PAC, hingga Ranting serta kader dan konstituen dari lima kecamatan, yakni Mayangan, Kanigaran, Kedopok, Wonoasih, dan Kademangan.

Bendahara DPW PPP Jawa Timur, Hj. Umil Sulistiyoningsih, menegaskan Musancab bukan sekadar agenda reorganisasi. Menurutnya, pembentukan kepengurusan baru harus menjadi momentum untuk memperkuat soliditas kader dan membangun kekuatan politik dari tingkat akar rumput.

Ia meminta seluruh pengurus PAC yang baru terbentuk mampu bekerja secara kompak dan menunjukkan kerja nyata di tengah masyarakat.

“Pengurus PAC yang baru terbentuk nanti harus benar-benar solid dan kompak. Kita tahu ada beberapa pihak yang masih memandang sebelah mata pergerakan PPP. Namun, dengan kekompakan dan kerja keras bersama, saya optimistis pada pemilu mendatang PPP Kota Probolinggo mampu meraih minimal satu kursi di setiap dapil, atau total lima kursi legislatif,” tegas Hj. Umil.

Target tersebut menjadi salah satu arah utama konsolidasi PPP Kota Probolinggo. Dengan struktur baru yang lebih solid, partai berlambang Ka’bah itu ingin memperluas basis dukungan dan meningkatkan keterlibatan kader dalam berbagai persoalan masyarakat.

Sekretaris PPP Kota Probolinggo, Zainul Fatoni, mengatakan Musancab harus dimaknai sebagai titik awal untuk memperkuat perjuangan politik dan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, kepengurusan baru di tingkat PAC memiliki peran strategis dalam menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus menggerakkan mesin partai di masing-masing wilayah.

“Musancab ini bukan sekadar pergantian pengurus. Ini adalah titik tolak kita untuk lebih solid, lebih melayani rakyat, dan memenangkan hati masyarakat di Pemilu 2029,” ujar Zainul Fatoni.

Dalam Musancab tersebut, sejumlah agenda strategis berhasil diputuskan. Salah satunya adalah pemilihan dan penetapan Ketua, Sekretaris, serta Bendahara PAC PPP di lima kecamatan untuk masa bakti 2026–2031.

Proses penetapan kepengurusan dilakukan melalui mekanisme musyawarah, baik secara aklamasi maupun voting sesuai dinamika di masing-masing kecamatan.

Selain membentuk struktur baru, Musancab juga menyusun arah program kerja lima tahun ke depan. Program tersebut difokuskan pada penguatan kaderisasi, konsolidasi dan strategi pemenangan pemilu, pemberdayaan UMKM, pendidikan politik, serta kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan.

Musancab juga menghasilkan sejumlah rekomendasi kepada DPC PPP Kota Probolinggo, termasuk penguatan pendidikan politik bagi pemilih pemula serta penegasan sikap dan peran PPP terhadap berbagai isu strategis di tingkat Kota Probolinggo.

Ketua DPC PPP Kota Probolinggo, Robit Riyanto, mengapresiasi pelaksanaan Musancab yang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan.

Ia berharap kepengurusan PAC yang baru tidak berhenti pada seremoni pelantikan maupun penyusunan struktur, melainkan segera bergerak menjalankan program dan memperkuat kehadiran PPP di tengah masyarakat.

Robit juga meminta seluruh jajaran pengurus untuk segera “tancap gas” membangun konsolidasi hingga ke tingkat Ranting sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029.

Musancab kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Kegiatan serentak di lima kecamatan ini diharapkan menjadi awal kebangkitan dan penguatan PPP Kota Probolinggo di tingkat akar rumput.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru untuk periode 2026–2031, PPP Kota Probolinggo kini menatap Pemilu 2029 dengan target jelas: memperkuat basis massa, memenangkan hati masyarakat, dan merebut minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan atau total lima kursi di DPRD Kota Probolinggo.

(Ismail/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *