Bukan Sekadar Bertanding, Tim Futsal RSUD Sumenep Tembus Tiga Besar Boyo Cup 2026

Radar9
22 Agu 2026 03:16
3 menit membaca

SURABAYA – Prestasi olahraga kembali ditorehkan keluarga besar RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep. Bukan hanya berkompetisi, tim futsal rumah sakit tersebut berhasil menunjukkan konsistensi permainan hingga mengamankan peringkat ketiga Surabaya Health Test 2026 Boyo Cup.

Turnamen futsal antarrumah sakit yang digelar pada 19–21 Agustus 2026 itu menjadi ajang adu kemampuan sekaligus menguji kekompakan masing-masing tim. Sejumlah rumah sakit dari berbagai daerah turut ambil bagian, membuat persaingan berlangsung ketat sejak pertandingan pertama.

Di tengah kompetisi tersebut, tim futsal RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tampil dengan mengedepankan kerja sama antarpemain. Setiap pertandingan dijalani dengan disiplin, komunikasi yang solid, serta upaya menjaga konsistensi permainan hingga peluit akhir.

Perjalanan menuju tiga besar tidak diraih dengan mudah. Pada fase penyisihan, tim RSUD Sumenep mampu mencatat hasil positif setelah mengalahkan dua tim yang mewakili RS dr. Kariadi Semarang.

Kemenangan tersebut menjadi titik penting bagi langkah tim. Peluang untuk mengakhiri turnamen dengan prestasi semakin terbuka dan para pemain kemudian bersiap menghadapi laga perebutan posisi ketiga.

Pada pertandingan tersebut, RSUD Sumenep bertemu Hospital FC Sidoarjo. Kedua tim tampil agresif dan saling memberikan tekanan. Meski pertandingan berjalan dalam tempo tinggi, pemain RSUD Sumenep mampu mempertahankan fokus dan menjalankan pola permainan secara terorganisasi.

Hasil akhirnya berpihak kepada tim RSUD Sumenep. Kemenangan atas Hospital FC Sidoarjo memastikan mereka finis di urutan ketiga sekaligus berhak membawa pulang medali perunggu Boyo Cup 2026.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Hj. Erliyati, M.Kes., menyambut capaian tersebut sebagai hasil dari kerja sama seluruh anggota tim.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas prestasi ini. Juara ketiga menjadi kebanggaan bagi RSUD Sumenep dan seluruh keluarga besar rumah sakit,” ujarnya, Jumat (21/8/2026).

Bagi dr. Erliyati, kompetisi olahraga memiliki makna yang lebih luas. Menurutnya, kegiatan semacam itu dapat menjadi ruang bagi pegawai untuk membangun komunikasi yang lebih baik di luar rutinitas pekerjaan.

“Kompetisi ini bukan hanya tentang menang dan kalah, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan serta membangun sportivitas,” katanya.

Ia berharap keberhasilan di Boyo Cup tidak membuat tim berhenti pada pencapaian saat ini. Sebaliknya, prestasi tersebut diharapkan menjadi energi baru untuk meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.

“Saya berharap kekompakan dan semangat tim terus dijaga. Prestasi ini harus menjadi motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik ke depan,” harapnya.

Manajemen RSUD Sumenep juga memberikan penghargaan kepada seluruh unsur yang terlibat dalam perjuangan tim. Dukungan tersebut mencakup pemain, pelatih, manajer, official, hingga jajaran manajemen rumah sakit.

“Terima kasih kepada seluruh pemain, pelatih, official, dan manajemen yang telah memberikan dukungan. Semoga prestasi ini terus berkembang,” pungkas dr. Erliyati.

Capaian tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa semangat kebersamaan di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep tidak hanya tumbuh dalam aktivitas pelayanan kesehatan. Melalui olahraga, nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan kekompakan juga terus dibangun di lingkungan rumah sakit.

Dengan membawa pulang medali perunggu dari Boyo Cup 2026, tim futsal RSUD Sumenep kini memiliki tambahan motivasi untuk melakukan evaluasi, meningkatkan kualitas permainan, dan membidik prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.

(Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *