Potret: Pelantikan pengurus DPD KNPI Kabupaten Sumenep periode 2026–2029 di Ballroom Hotel Myze, Rabu (13/5/2026).SUMENEP (RADAR9.ID) – Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Sumenep periode 2026–2029 resmi dilantik di Ballroom Hotel Myze, Rabu (13/5/2026). Momentum tersebut menjadi panggung penegasan arah baru KNPI sebagai ruang gerakan pemuda, bukan sekadar organisasi seremonial.
Ketua DPD KNPI Sumenep, Khairul Umam, dalam sambutannya menekankan bahwa masa depan bangsa tidak hanya ditentukan kekuatan ekonomi, teknologi, maupun persenjataan, tetapi sangat bergantung pada kualitas jiwa masyarakatnya.
Menurutnya, bangsa yang kehilangan karakter dan semangat kebangsaan akan mudah rapuh di tengah tantangan zaman.
“Kalau jiwa bangsanya rapuh, negaranya juga akan rapuh,” ujarnya di hadapan pengurus dan tamu undangan.
Mantan aktivis PMII itu menyebut pemuda harus mengambil posisi strategis sebagai penjaga nilai nasionalisme sekaligus penggerak perubahan sosial di daerah. Di tengah derasnya arus informasi dan perubahan global, KNPI ingin menjadi ruang kolektif untuk membangun pola pikir, karakter, dan kapasitas generasi muda.
Ia menegaskan, kepengurusan baru tidak ingin menjadikan KNPI hanya aktif dalam agenda seremoni dan kegiatan formal semata. Organisasi kepemudaan tersebut, kata dia, harus mampu melahirkan gagasan, diskusi, hingga gerakan sosial yang berdampak bagi masyarakat.
“Harus ada diskusi, ada aksi, ada pemikiran yang hidup. KNPI harus jadi simpul kolaborasi untuk pembangunan Sumenep,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Umam juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sumenep yang telah menerbitkan Peraturan Bupati Nomor 12 tentang Rencana Aksi Daerah Indeks Pembangunan Pemuda. Regulasi tersebut dinilai menjadi bukti keberpihakan pemerintah terhadap penguatan kapasitas generasi muda di daerah.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD KNPI Jawa Timur, Nur Faisal, mengingatkan pengurus baru agar tidak hanya fokus membesarkan nama KNPI, tetapi juga memperkuat organisasi kepemudaan yang berada di bawah naungannya.
Menurutnya, KNPI merupakan rumah bersama bagi berbagai organisasi pemuda, sehingga keberadaannya harus mampu memperkuat seluruh elemen yang berhimpun di dalamnya.
“Jangan sampai KNPI-nya besar, tapi organisasi yang berhimpun di dalamnya malah ditinggal,” katanya.
Di sisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, menilai sejarah bangsa selalu menempatkan pemuda sebagai motor perubahan. Karena itu, ia berharap KNPI mampu mencetak generasi muda yang inovatif dan responsif terhadap kebutuhan pembangunan daerah.
Agus mencontohkan sektor pariwisata di Sumenep yang dinilai membutuhkan keterlibatan anak muda kreatif dan memiliki daya saing tinggi.
“Pemuda harus hadir membawa inovasi dan bersinergi dengan pembangunan daerah,” ujarnya.
Pelantikan pengurus DPD KNPI Sumenep periode 2026–2029 itu turut dihadiri jajaran kepala OPD, instansi pemerintah, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, hingga unsur kemahasiswaan.
(Prabu/Red)
Tidak ada komentar