Hardiknas 2026 di Sumenep Fokus Cetak Atlet Muda, Disdik-Pelti Gelar Turnamen Tenis Lintas Generasi

Radar9
30 Apr 2026 04:56
2 menit membaca

SUMENEP (RADAR9.ID) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Sumenep diarahkan lebih progresif dengan menggabungkan penguatan pendidikan karakter dan pembinaan olahraga usia dini. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui turnamen tenis hasil kolaborasi Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep bersama Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Sumenep.

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial Hardiknas, tetapi juga dijadikan sarana membangun generasi muda yang sehat, kompetitif, dan berprestasi di bidang non-akademik.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T menegaskan, dunia pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik siswa. Menurutnya, pengembangan bakat dan minat di sektor olahraga juga harus mendapat ruang yang sama.

“Hardiknas bukan hanya tentang pendidikan di dalam kelas. Kami ingin memastikan anak-anak juga mendapatkan ruang berkembang di bidang olahraga, salah satunya melalui tenis,” ujarnya, Kamis (30/04/2026).

Turnamen tenis tersebut mempertandingkan berbagai kelompok umur mulai KU 8, KU 10, KU 12 hingga KU 14 yang mencakup jenjang SD dan SMP. Kategori itu disiapkan sebagai bagian dari proses pembinaan sekaligus penjaringan atlet potensial sejak usia dini.

Disdik menilai, pembinaan olahraga sejak awal menjadi investasi penting dalam membentuk karakter disiplin, sportivitas, dan mental kompetitif generasi muda.

“Seluruh kategori kelompok umur akan digelar. Ini langkah konkret dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berprestasi sejak dini,” tambah H. Iksan.

Tidak hanya melibatkan pelajar, turnamen tersebut juga membuka partisipasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui kategori ganda. Bahkan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut ambil bagian untuk memperkuat sinergi dan kebersamaan lintas instansi.

Hal menarik lainnya, panitia juga membuka kategori khusus ganda ibu-ibu. Kategori ini menjadi warna baru dalam peringatan Hardiknas tahun ini sekaligus bentuk penghormatan terhadap peran perempuan dalam momentum Hari Kartini.

“Kami juga menghadirkan ganda ibu-ibu sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan, sekaligus menyemarakkan semangat Hari Kartini dalam momentum Hardiknas,” pungkasnya.

Melalui kolaborasi Disdik dan Pelti Sumenep tersebut, pemerintah daerah berharap lahir ekosistem pembinaan olahraga yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu mencetak generasi sehat serta berdaya saing di masa mendatang.

(Key/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *