Foto: Informasi layanan Call Center 112 Sumenep yang dapat diakses masyarakat untuk berbagai aduan. Dokumentasi Redaksi.SUMENEP (RADAR9.ID) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat kualitas layanan publik melalui Call Center 112 yang kini berevolusi menjadi sistem layanan terintegrasi lintas sektor. Layanan yang pertama kali diaktifkan pada 17 Agustus 2021 itu awalnya hanya difokuskan pada penanganan kondisi darurat, berlandaskan Peraturan Bupati Nomor 69 Tahun 2021.
Sebagai garda terdepan pelayanan publik, Call Center 112 sempat menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait lambatnya penanganan laporan. Kondisi geografis Kabupaten Sumenep yang mencakup wilayah kepulauan menjadi tantangan tersendiri, karena perlakuan layanan antara wilayah daratan dan kepulauan masih disamakan.
Menjawab persoalan tersebut, Tim Teknis dari Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sumenep yang juga bertindak sebagai koordinator melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem layanan. Hasilnya, lahirlah inovasi SiLaPor 112 (Sistem Integrasi Laporan 112).
Melalui SiLaPor 112, layanan tidak lagi terbatas pada kondisi kedaruratan, melainkan mencakup seluruh permasalahan masyarakat. Sistem ini mengintegrasikan berbagai pihak, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), Polri, TNI, kementerian, BUMN, hingga layanan terkait lainnya dalam satu platform terpadu.
Implementasi SiLaPor 112 menunjukkan hasil signifikan. Sejak diaktifkan, jumlah laporan masyarakat meningkat hingga 200 persen. Seluruh laporan tersebut dapat ditangani dengan baik, dengan tingkat kepuasan masyarakat yang masuk dalam kategori sangat baik.
Penanggung Jawab Call Center 112 Sumenep, Arif Santoso, ST, menegaskan bahwa penguatan sistem dilakukan melalui evaluasi berkelanjutan selama dua tahun terakhir.
“Fokus kami adalah menyatukan lintas sektor tanpa ego sektoral, serta memastikan setiap laporan terintegrasi, tersistem, dan terdokumentasi dengan baik,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumenep menargetkan kualitas layanan Call Center 112 terus meningkat, minimal setara bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya, sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan terintegrasi bagi seluruh masyarakat.
(Fan/Red)
Tidak ada komentar