Potret: dr. Erliyati, M.Kes di ruang kerja saat menyampaikan penjelasan terkait program pelayanan medis.SUMENEP, RADAR9.ID – Modern dan inklusif. Itulah wajah baru yang ingin ditampilkan RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep pada 2026. Melalui penguatan infrastruktur medis dan digitalisasi layanan, rumah sakit andalan Pemkab Sumenep ini berkomitmen memberikan pengalaman berobat yang lebih cepat, tepat, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat.
Direktur RSUD, dr. Erliyati, menegaskan bahwa strategi pengembangan tahun ini difokuskan pada optimalisasi layanan agar masyarakat tidak lagi bergantung pada rujukan ke luar daerah untuk penanganan medis tertentu.
“Fokus kami di 2026 adalah memastikan pelayanan semakin cepat, tepat, dan berbasis teknologi, dengan tetap mengedepankan keselamatan pasien,” ujarnya, Kamis (16/04/2026).
Penguatan layanan dilakukan seiring peningkatan status rumah sakit menjadi tipe B. Dengan klasifikasi tersebut, RSUD kini memiliki kemampuan lebih luas dalam menangani kasus-kasus medis kompleks.
Sejumlah layanan vital terus diperkuat, mulai dari Instalasi Gawat Darurat (IGD) 24 jam, Intensive Care Unit (ICU), hingga layanan PICU/NICU untuk perawatan bayi dan anak. Selain itu, pengembangan layanan spesialis seperti jantung dan paru menjadi prioritas utama dalam peningkatan kapasitas layanan tahun ini.
Tak hanya fokus pada infrastruktur, RSUD juga mempercepat transformasi digital. Sistem antrean berbasis digital yang terintegrasi dengan aplikasi kesehatan nasional terus dioptimalkan, memungkinkan pasien melakukan pendaftaran dan penjadwalan secara daring.
Langkah ini dinilai strategis untuk memangkas waktu tunggu pasien sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan di tengah tingginya kebutuhan layanan kesehatan.
Di sisi lain, RSUD juga memperluas akses layanan bagi peserta BPJS Kesehatan. Komitmen ini ditujukan agar seluruh lapisan masyarakat dapat memperoleh pelayanan medis tanpa terkendala aspek administratif maupun keterbatasan fasilitas.
Dengan dukungan tenaga medis, pemerintah daerah, serta mitra kerja, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep menargetkan diri sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah timur Madura.
“Seluruh langkah ini kami lakukan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah sepanjang 2026,” pungkas dr. Erliyati.
(Nin/Red)
Tidak ada komentar