Stan Bappeda MNV 2026 Hadirkan Lomba Foto, Angkat Pesan Pembangunan Berbasis Budaya

Radar9
28 Agu 2026 05:25
Berita 0
2 menit membaca

SUMENEP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sumenep menghadirkan konsep berbeda dalam gelaran Madura Night Vaganza (MNV) 2026. Selain menyajikan informasi program, capaian dan inovasi pembangunan, Bappeda membuka Lomba Foto bagi masyarakat umum.

Stan Bappeda mengusung nuansa Keraton dan Pendopo Sumenep yang merepresentasikan identitas, sejarah serta kearifan lokal. Konsep tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa perencanaan pembangunan daerah tetap berpijak pada karakter dan nilai budaya masyarakat.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo juga menyempatkan diri mengunjungi stan tersebut. Selain melihat informasi pembangunan yang ditampilkan, Bupati turut mengabadikan momen saat berada di area Stan Bappeda.

Melalui lomba tersebut, masyarakat diajak melihat dan mengabadikan berbagai aktivitas maupun keunikan Stan Bappeda menggunakan smartphone.

Pengambilan foto berlangsung 26 Agustus hingga 3 September 2026. Peserta wajib menggunakan smartphone dan menghasilkan karya yang memuat aktivitas, pameran atau keunikan Stan Bappeda.

Foto diperbolehkan disunting, namun hanya sebatas cropping. Selanjutnya, peserta wajib mengunggah karya melalui akun Instagram pribadi yang tidak diprivat, menandai @bappedasumenep.official, serta menggunakan tagar #bappedasumenep, #maduraculturefest4 dan #lombafotohbappeda.

Peserta juga diminta membuat caption menarik dan relevan yang menjelaskan pesan atau momen di balik foto.

Bappeda akan memilih lima karya terbaik sebagai pemenang. Pengumuman dijadwalkan pada 4 September 2026 pukul 20.00 WIB secara offline di Stan Bappeda, dengan bingkisan menarik bagi para pemenang.

Konsep Keraton dan Pendopo yang dihadirkan bukan sekadar dekorasi. Pendopo dimaknai sebagai ruang berkumpul, bermusyawarah dan menyerap aspirasi, sejalan dengan prinsip perencanaan pembangunan yang membutuhkan partisipasi masyarakat.

Sementara nuansa Keraton menggambarkan tata nilai, keteraturan, kepemimpinan dan kesinambungan sejarah Sumenep.

Keduanya dipadukan dengan peran Bappeda sebagai rumah perencanaan pembangunan daerah. Pesan yang dibangun adalah merancang masa depan Sumenep dengan tetap berpijak pada akar budaya dan jati diri daerah.

Selain mengikuti lomba, pengunjung dapat memperoleh berbagai informasi mengenai perencanaan pembangunan, program unggulan, capaian serta inovasi daerah.

Dengan konsep tersebut, Stan Bappeda tidak hanya menjadi ruang informasi, tetapi juga ruang interaksi dan komunikasi publik. Melalui Lomba Foto, masyarakat bahkan diberi ruang untuk ikut menyampaikan pesan pembangunan melalui karya kreatif mereka.

MNV 2026 pun menjadi momentum Bappeda untuk mendekatkan informasi pembangunan kepada masyarakat sekaligus memperkuat pesan bahwa budaya lokal dan pembangunan daerah dapat berjalan beriringan.

(Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *