Foto: Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Kalianget. Dokumentasi RADAR9.ID/Istimewa.SUMENEP, RADAR9.ID – Pelaksanaan angkutan laut selama periode Lebaran 2026 di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, berjalan dalam kondisi kondusif, tertib, dan tanpa gangguan berarti. Seluruh rangkaian layanan operasional berlangsung lancar, dengan pengawasan yang optimal di lapangan.
Selain itu, volume pergerakan penumpang menunjukkan tren peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, menandakan tingginya mobilitas masyarakat serta meningkatnya kepercayaan terhadap layanan transportasi laut di wilayah tersebut.
Kepala KSOP Kelas IV Kalianget, Azwar Anas, menegaskan operasional angkutan laut Lebaran 2026 berjalan stabil, aman, dan terkendali, ditopang kondisi cuaca yang kondusif sepanjang periode mudik hingga arus balik.
“Operasional angkutan laut Lebaran 2026 berjalan aman, lancar, dan terkendali, didukung cuaca yang kondusif.” Tegasnya pada Rabu 1 April 2026.
Data KSOP mencatat, jumlah penumpang berangkat sejak H-10 hingga hari H mencapai 10.230 orang, sementara arus balik justru lebih tinggi, menembus 11.066 penumpang hingga H+10. Lonjakan ini mengindikasikan perubahan pola mobilitas, di mana masyarakat cenderung kembali lebih awal.
Secara total, pergerakan penumpang selama periode Lebaran mencapai sekitar 27 ribu orang, meningkat 8,30 persen dibandingkan tahun 2025 yang berada di kisaran 25 ribu penumpang.
Di balik kelancaran tersebut, kendala teknis sempat terjadi, yakni gangguan AC pada salah satu kapal saat keberangkatan. Namun, penanganan cepat dilakukan dengan mendatangkan teknisi serta pemasangan blower guna menjaga sirkulasi udara tetap berjalan.
KSOP juga menyoroti adanya penyalahgunaan program mudik gratis oleh oknum tertentu. Temuan ini dinilai serius dan telah dilaporkan sebagai bahan evaluasi untuk memperketat sistem ke depan.
Saat ini, arus penumpang mulai normal, meski pergerakan dari wilayah kepulauan seperti Raas dan Sapudi menuju Pelabuhan Jangkar, Situbondo, masih berlangsung, didominasi santri dan pekerja tujuan Bali.
Secara keseluruhan, keberhasilan angkutan laut Lebaran tahun ini merupakan hasil sinergi lintas sektor antara TNI, Polri, dan instansi terkait, sekaligus menjadi pijakan untuk peningkatan kualitas layanan transportasi laut ke depan.
Tidak ada komentar