Media Expo 2026 Satukan UMKM, Seni, dan Budaya Sumenep dalam Kolaborasi Tiga Media

Radar9
28 Okt 2026 13:39
Daerah 0
3 menit membaca

SUMENEP – Kolaborasi tiga media online melalui Media Expo 2026 menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), sekaligus membuka peluang bagi seniman, komunitas, dan generasi muda untuk menampilkan kreativitas di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang digelar di Lapangan GOR A Yani Sumenep, Selasa malam (27/10/2026), tersebut diinisiasi oleh KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com.

Media Expo menjadi salah satu upaya mempertemukan insan pers dengan berbagai elemen masyarakat dalam mendorong pengembangan potensi lokal.

Agenda perdana ini diselenggarakan untuk menyemarakkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep. Selain menjadi sarana promosi produk lokal, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk menjaga keberlangsungan kesenian dan kebudayaan daerah.

Penyelenggara Media Expo 2026, M Rifqiyadi, mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari keinginan insan media untuk memperluas kontribusi di luar aktivitas jurnalistik. Menurutnya, media juga dapat mengambil peran dalam membangun ruang kolaborasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Sebagai kegiatan perdana, Media Expo ini menjadi awal dari dicetuskannya sebuah agenda yang kami harapkan bisa terus berlanjut pada tahun-tahun berikutnya,” ujarnya.

Rifqi menjelaskan, kerja sama tiga media tersebut dirancang untuk memberikan kesempatan lebih luas kepada pelaku UMKM dalam memasarkan produk, seniman untuk menampilkan karya, serta generasi muda untuk mengembangkan kreativitas.

Ia mengakui penyelenggaraan perdana masih membutuhkan evaluasi. Karena itu, panitia akan melakukan penyempurnaan konsep agar pelaksanaan berikutnya lebih baik dan mampu menjangkau lebih banyak potensi masyarakat.

Ia juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep dapat mendukung keberlanjutan Media Expo sebagai agenda kolaboratif yang memberikan dampak positif bagi perekonomian, seni, dan kebudayaan daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur, Sherlita Ratna Dewi Agustin, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Timur, mengapresiasi inisiatif tiga media tersebut.

Menurut Sherlita, Media Expo menjadi bentuk partisipasi insan pers dalam mempertemukan berbagai unsur masyarakat sekaligus memperkenalkan kekayaan potensi daerah.

Ia mencontohkan tradisi pembuatan keris di Sumenep yang melibatkan para empu serta pengrajin warangka atau sarung keris. Potensi budaya tersebut, menurutnya, perlu terus dilestarikan dan diperkenalkan melalui berbagai kegiatan kreatif agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan Media Expo 2026 ini, atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Timur akan terus mendukung kegiatan expo semacam ini yang melibatkan berbagai elemen, menyatu dalam kebersamaan dan keberagaman,” ujar Sherlita.

Ia berharap KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com terus menghadirkan inovasi yang tidak hanya memperkuat karya jurnalistik, tetapi juga berkontribusi terhadap promosi UMKM, pengembangan kesenian, dan pelestarian kebudayaan Sumenep.

Pembukaan Media Expo 2026 turut dihadiri anggota DPD RI Lia Istifhama, Staf Ahli Bupati Sumenep Dedy Falahuddin yang mewakili Bupati Sumenep, Kepala Diskominfo Sumenep Indra Wahyudi, perwakilan Petrogas Jatim Utama, Bakorwil IV Pamekasan, Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar Hairul Fajar, Direktur Utama RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep dr. Erliyati, Kepala UPP PLN Sumenep Achmad Suaidi, serta sejumlah perwakilan organisasi perangkat daerah.

Usai pembukaan, Sherlita bersama Indra Wahyudi mengunjungi sejumlah stan UMKM yang memamerkan produk unggulan mereka. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan penampilan musik tong-tong Lendhu Sagara dan tarian Maharaja di panggung utama.

Melalui Media Expo 2026, kolaborasi tiga media diharapkan dapat berkembang menjadi ruang bersama untuk memperluas promosi produk lokal, merawat warisan budaya, dan mendorong kreativitas masyarakat Sumenep secara berkelanjutan.

(Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *