Bukan Sekedar Isi Jabatan, 55 Pejabat Sumenep Didorong Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

Radar9
26 Sep 2026 07:38
Daerah 0
2 menit membaca

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep terus memperkuat kualitas aparatur sebagai bagian penting dalam memastikan agenda pembangunan daerah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumenep, K. Imam Hasyim, saat menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jumat (25/9/2026).Dalam kesempatan itu, Imam Hasyim menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kualitas perencanaan dan kebijakan, tetapi juga sangat bergantung pada kemampuan aparatur dalam menerjemahkan kebijakan tersebut menjadi program kerja yang konkret.

Menurutnya, pejabat administrator dan pengawas memiliki peran strategis dalam memastikan kebijakan pemerintah daerah dapat diterapkan secara efektif di masing-masing perangkat daerah.

“Aparatur pemerintah ini harus memahami setiap kebijakan pemerintah daerah hingga tingkat pelaksana, agar terwujud dalam bentuk program dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Imam Hasyim.

Ia menekankan, setiap kebijakan yang telah dirancang tidak boleh berhenti sebagai dokumen perencanaan. Pelaksanaan program harus disertai langkah konkret, pengawasan, serta evaluasi secara berkala agar target pembangunan dapat dicapai secara terukur.

“Kami tegaskan kebijakan yang terancang dengan baik jangan hanya berhenti di atas kertas, tetapi harus ada langkah konkret, pengawasan, dan evaluasi agar program benar-benar terlaksana sesuai target,” tegasnya.Karena itu, pejabat yang baru dilantik diminta memahami arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sumenep sekaligus membangun koordinasi yang kuat di lingkungan kerja masing-masing.

Imam menyampaikan, koordinasi menjadi salah satu kunci untuk memastikan tidak terjadi kesenjangan antara perencanaan dan pelaksanaan. Setiap program pemerintah harus memiliki sasaran yang jelas, dilaksanakan secara terarah, serta dapat dievaluasi berdasarkan hasil yang dicapai.

Selain menjalankan tugas administratif, aparatur juga dituntut mampu merespons berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Menurut Imam, birokrasi membutuhkan aparatur yang memiliki komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan sekaligus mampu menghadirkan inovasi dalam penyelesaian persoalan publik.

“Aparatur pemerintah tidak hanya dituntut mampu melaksanakan pekerjaan secara administratif, tetapi harus memiliki komitmen untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tuturnya.

Pada pelantikan tersebut, sebanyak 55 pejabat administrator dan pengawas resmi dilantik dan diambil sumpah/janjinya. Mereka ditempatkan pada sejumlah jabatan strategis di lingkungan perangkat daerah dan kecamatan, di antaranya kepala bidang, kepala seksi, hingga kepala subbagian.

Imam berharap, pengisian dan penataan jabatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya Pemkab Sumenep memperkuat kapasitas birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan daerah.

“ Kami mengharapkan seluruh pejabat dan aparatur bisa memperkuat sinergi, serta bekerja secara terarah dalam menjalankan agenda pembangunan daerah, untuk membangun Kabupaten Sumenep lebih baik,” pungkasnya.

(Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *