Dinkes Sumenep Intensifkan Penyuluhan Kesehatan

Radar9
8 Mei 2026 14:25
2 menit membaca

SUMENEP (RADAR9.ID) – Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Sumenep terus memperkuat upaya promotif dan preventif melalui kegiatan promosi kesehatan (Promkes) di tingkat masyarakat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Posyandu Bilaporah dan Posyandu Tarogan pada Kamis (7/5/2026) dengan menyasar seluruh kelompok usia, mulai ibu hamil, balita, remaja hingga lanjut usia (lansia).

Dalam kegiatan itu, Tim Promkes Dinkes P2KB Sumenep memberikan penyuluhan kesehatan secara langsung guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pola hidup bersih dan sehat.

Materi edukasi yang disampaikan meliputi pentingnya gizi seimbang, pencegahan tuberkulosis (TBC), difteri, stunting, manfaat imunisasi dasar lengkap, hingga praktik mencuci tangan yang benar sebagai bagian dari perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kepala Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep, drg. Ellya Fardasah, mengatakan promosi kesehatan merupakan langkah strategis untuk membangun kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.

“Edukasi kesehatan harus dilakukan terus-menerus agar masyarakat memahami pentingnya pencegahan penyakit dan menjaga kesehatan sejak dini. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui perilaku hidup yang bersih, sehat, dan sadar kesehatan,” ujarnya, Jumat (8/5).

Ia menegaskan, program promosi kesehatan tidak hanya berorientasi pada pengobatan, melainkan lebih mengedepankan langkah pencegahan melalui penerapan gaya hidup sehat, aktivitas fisik rutin, perbaikan pola makan, serta peningkatan sanitasi lingkungan.

Selain itu, masyarakat juga diedukasi terkait pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap berbagai risiko penyakit agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Dalam penyuluhan tersebut, Tim Promkes Dinkes P2KB juga menekankan pentingnya imunisasi dasar lengkap bagi anak guna melindungi dari berbagai penyakit berbahaya. Warga diberikan pemahaman terkait manfaat imunisasi sekaligus penjelasan mengenai efek samping ringan yang dapat muncul pascaimunisasi.

Melalui kegiatan tersebut, Dinkes P2KB Kabupaten Sumenep berharap kesadaran masyarakat terhadap penerapan pola hidup sehat semakin meningkat sehingga mampu menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas.

(Nin/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *