Potret istimewa: Misnaya S tampak fokus saat menggoreskan kuas di atas kanvas di ruang kerjanya. Dok. Redaksi.SUMENEP (RADAR9.ID) – Keterbatasan fisik tak menjadi penghalang bagi Misnaya S untuk menorehkan prestasi di dunia seni lukis. Pelukis asal Desa Dasuk, Kecamatan Dasuk, Kabupaten Sumenep ini justru membuktikan bahwa disabilitas bukan batas untuk berkarya, melainkan kekuatan untuk melahirkan karya luar biasa.
Misnaya mulai menekuni seni lukis sejak tahun 1991, jauh sebelum menyelesaikan pendidikan terakhirnya di SMP Negeri 1 Dasuk pada 1999. Konsistensinya selama puluhan tahun kini berbuah manis, dengan berbagai penghargaan bergengsi yang berhasil diraih.
Di antaranya, penghargaan kategori tokoh penyandang disabilitas terbaik dalam ajang Sumenep Award 2017. Ia juga menerima piagam sebagai “Pelestari Seni Rupa” tingkat Kabupaten Sumenep pada 2024, serta menjadi peserta dalam sejumlah pameran bergengsi seperti Madura Tompengan 2024 dan Pameran Lukis Nasional Akbar 2025 di Pamekasan.
Sejak 2017, Misnaya menetap di Desa Torbang, Kecamatan Batuan, bersama keluarga kecilnya. Ia kini dikaruniai dua orang anak laki-laki yang menjadi penyemangat dalam setiap proses berkaryanya.
Apresiasi atas dedikasi dan kualitas karyanya juga datang dari Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, saat berkunjung ke wilayah tersebut pada Senin (4/5/2026).
Dalam kesempatan itu, ia menilai karya Misnaya memiliki nilai artistik tinggi dan layak mendapat perhatian lebih.
“Ini adalah salah satu kelebihan yang dimiliki seseorang. Pemerintah daerah akan memastikan yang bersangkutan mendapatkan bantuan sosial sebagai bentuk dukungan,” ujar KH Imam Hasyim.
Sementara itu, Misnaya mengaku bahwa kemampuan melukis yang dimilikinya merupakan anugerah dari Tuhan yang ia syukuri hingga saat ini.
“Ini karunia Allah yang diberikan kepada saya dan keluarga kecil saya,” tuturnya sederhana.
Ia juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin memesan lukisan, mulai dari lukisan wajah, kaligrafi, hingga desain nama untuk acara pernikahan dan berbagai kebutuhan seni lainnya.
Kisah Misnaya menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi. Justru, dengan tekad dan ketekunan, ia mampu mengubah keterbatasan menjadi kekuatan yang menginspirasi banyak orang.
(Pank’s/Red)
Tidak ada komentar