
SUMENEP (RADAR.ID) – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Lenteng kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui program “Satu Desa Satu Rumah”. Bersama Haswal Group, mereka membangun rumah layak huni bagi seorang anak yatim-piatu di Desa Lembung Timur, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Kamis (23/4/2026).
Program ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP Ansor yang jatuh pada Jumat (24/4/2026). Rumah yang dibangun tersebut merupakan unit keempat hasil kolaborasi antara PAC GP Ansor Lenteng dan Haswal Group, yang kali ini diperuntukkan bagi Nayla, seorang anak yang hidup tanpa orang tua dalam kondisi memprihatinkan.
Ketua PAC GP Ansor Lenteng, Musyfiqur Rohman, mengungkapkan bahwa pembangunan rumah ini berawal dari laporan masyarakat terkait kondisi tempat tinggal Nayla yang tidak layak huni.
“Setelah menerima informasi, kami langsung turun melakukan survei. Kondisinya sangat memprihatinkan untuk anak seusianya. Kami segera berkoordinasi dengan pihak Haswal Group untuk menindaklanjuti,” ujarnya.
Menurut Musyfiqur, pihak Haswal Group merespons cepat dengan melakukan pengecekan langsung dan memutuskan untuk merehabilitasi rumah tersebut. Ia berharap kolaborasi ini terus berlanjut guna menjangkau lebih banyak masyarakat kurang mampu.
“Sinergi ini diharapkan tidak berhenti di sini. Kami akan terus bergerak mencari warga yang membutuhkan bantuan serupa,” tambahnya.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan rumah ini menjadi simbol pengabdian GP Ansor dalam momentum Harlah ke-92, sekaligus memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam aksi sosial nyata.
Camat Lenteng, Supardi, memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Ia menyebut program ini sebagai bentuk nyata kepedulian sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian luar biasa. Ansor dan Haswal Group telah menjadi perpanjangan tangan bagi warga yang membutuhkan,” katanya.
Sementara itu, CEO Haswal Group, H. Ghufron, menegaskan bahwa seluruh sumber daya yang dimiliki merupakan amanah yang harus dimanfaatkan untuk kepentingan sosial.
“Kami meyakini bahwa harta adalah titipan. Maka sudah seharusnya digunakan untuk membantu sesama yang membutuhkan,” ujarnya.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan badan otonom Nahdlatul Ulama dalam menebar manfaat di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Kecamatan Lenteng.
Dukungan juga datang dari Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sumenep, KH Qumri Rohman. Ia mendorong seluruh kader Ansor di tingkat bawah agar terus menjaga semangat pengabdian dan konsistensi dalam melayani umat.
“Ansor harus hadir dengan semangat tinggi dan ketangguhan dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Program “Satu Desa Satu Rumah” kini menjadi salah satu gerakan sosial yang terus diperkuat oleh GP Ansor Lenteng, dengan harapan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempererat solidaritas sosial di tingkat desa.
(Red)
Tidak ada komentar