Persebaya Juara Piala Presiden 2026, Taklukkan Persib Dramatis Lewat Adu Penalti 6-5

Radar9
7 Agu 2026 12:28
3 menit membaca

SURABAYA – Persebaya Surabaya resmi menorehkan sejarah dengan menjuarai Piala Presiden 2026 usai menaklukkan Persib Bandung melalui drama adu penalti 6-5 pada laga final di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026) malam.

Laga puncak turnamen pramusim bergengsi itu berlangsung sengit sejak menit pertama. Kedua tim harus bermain hingga 120 menit setelah skor tetap imbang 1-1 sepanjang waktu normal dan babak tambahan. Kepastian juara akhirnya ditentukan lewat adu penalti yang berlangsung hingga penendang ketujuh.

Persebaya membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui Ramadhan Sananta. Gol berawal dari skema serangan di sisi kanan yang diawali pergerakan Rachmat Irianto sebelum mengirim bola ke depan gawang. Sananta yang berdiri tanpa kawalan langsung menyambar bola dan menaklukkan Teja Paku Alam.

Namun keunggulan Bajul Ijo hanya bertahan empat menit. Persib langsung membalas melalui Patricio Matricardi yang sukses memanfaatkan kelengahan lini belakang Persebaya untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol balasan tersebut, tempo pertandingan meningkat. Persib sempat mengancam melalui Balsa Sekulic pada menit ke-29, tetapi kiper Ernando Ari melakukan penyelamatan gemilang sehingga skor tetap bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, kedua tim saling bergantian melancarkan serangan. Persebaya mengandalkan kreativitas Francisco Rivera, Malik Risaldi, Miguel Pereira, dan Ramadhan Sananta, sedangkan Persib terus menekan lewat serangan cepat. Meski sejumlah peluang tercipta, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tak berubah hingga waktu normal berakhir.

Pertandingan kemudian berlanjut ke babak tambahan. Intensitas permainan tetap tinggi meski kondisi fisik para pemain mulai terkuras.

Situasi berubah pada menit ke-112 ketika Persib harus bermain dengan 10 orang setelah Mario Peralta menerima kartu merah. Keunggulan jumlah pemain gagal dimanfaatkan Persebaya menjadi gol kemenangan sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

Babak tos-tosan berlangsung dramatis. Kiper pengganti Persebaya, Reza Pratama, langsung menjadi pembeda setelah menggagalkan eksekusi penendang pertama Persib, Uilliam Barros.

Ketegangan kembali memuncak ketika eksekutor terakhir Persebaya, Yuran Fernandes, gagal mencetak gol setelah tendangannya ditepis kiper Persib. Persib pun memiliki peluang membalikkan keadaan.

Namun momentum berubah saat penendang ketujuh Persib, Hamra Hamzah, juga gagal setelah sepakannya berhasil diblok Reza Pratama. Kesempatan emas itu dimanfaatkan Giedson yang tampil sebagai eksekutor berikutnya. Dengan tenang, ia mengirim bola ke dalam gawang dan memastikan kemenangan Persebaya 6-5 sekaligus mengunci gelar juara Piala Presiden 2026.

Keberhasilan tersebut menjadikan Persebaya sebagai juara baru Piala Presiden sekaligus mengakhiri perjuangan panjang mereka dengan cara yang dramatis. Trofi pun resmi dibawa pulang ke Surabaya setelah Bajul Ijo mampu melewati tekanan sepanjang 120 menit hingga babak adu penalti.

Sementara itu, Persib Bandung harus puas menjadi runner-up. Maung Bandung tampil kompetitif sepanjang pertandingan dan memaksa Persebaya bekerja keras hingga penentuan adu penalti, namun akhirnya harus mengakui keunggulan rivalnya dalam duel yang berlangsung penuh ketegangan.

(@L)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *