
SUMENEP – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep untuk memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah.
Kepala Disdik Sumenep, Moh. Iksan, mengajak guru dan peserta didik tidak sekadar memaknai kemerdekaan sebagai terbebas dari penjajahan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk terus belajar, berpikir kritis, dan menghasilkan karya.
Menurutnya, budaya literasi memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang berkarakter, berwawasan luas, serta mampu menghadapi tantangan masa depan.
“Makna kemerdekaan tidak sesempit terbebas dari penjajahan. Merdeka adalah kebebasan untuk berpikir, belajar, dan menghasilkan karya. Dengan semangat itulah cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat diwujudkan secara menyeluruh,” ujar Iksan, Rabu (5/8/2026).
Ia menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Karena itu, penguatan literasi perlu dibangun secara konsisten melalui proses pembelajaran di sekolah.
Iksan juga menempatkan guru sebagai salah satu aktor utama dalam menumbuhkan budaya membaca, berpikir, dan berkarya di kalangan peserta didik.
“Guru adalah pahlawan masa kini yang terus menyalakan semangat literasi di ruang-ruang kelas. Dari tangan mereka akan lahir generasi emas Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” tegasnya.
Ia berharap momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI mampu mendorong seluruh insan pendidikan untuk memperkuat komitmen menjadikan sekolah sebagai ruang tumbuh bagi generasi yang kritis, kreatif, dan memiliki kepedulian terhadap kemajuan bangsa.
“Pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, mari kita jadikan pendidikan sebagai jembatan menuju bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.
(Fan’s/Red)
Tidak ada komentar