Foto: Armada kebersihan DLH Sumenep dikerahkan untuk mendukung pelaksanaan Jumat Bersih di kawasan perkotaan. Dokumentasi Redaksi.SUMENEP, RADAR9.ID – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui gerakan korvei massal bertajuk “Jumat Bersih” yang dilaksanakan serentak mulai tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa, Jumat pagi.
Kegiatan dimulai sejak pukul 06.00 WIB dengan menyasar sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Syahid Husin, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Raung, serta Jalan KH Wahid Hasyim. Selain kawasan perkotaan, aksi bersih-bersih juga menjangkau titik-titik kumuh yang selama ini kurang tersentuh.
Kepala DLH Kabupaten Sumenep, Anwar Syahroni, mengatakan bahwa gerakan ini merupakan langkah berkelanjutan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang rawan memicu penumpukan sampah dan penyumbatan drainase.
“Seluruh armada dan personel kebersihan kami kerahkan. Namun, keberhasilan gerakan ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Kami ingin budaya gotong royong kembali mengakar di tengah warga,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Jumat Bersih juga mendapat respons positif dari pemerintah kecamatan hingga desa. Para camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut di wilayah masing-masing.
Lebih lanjut, Anwar menjelaskan bahwa gerakan korvei ini memiliki tiga tujuan utama, yakni memutus rantai perkembangbiakan nyamuk dan sumber penyakit, memastikan kelancaran saluran air guna mencegah genangan saat hujan deras, serta membentuk pola pikir masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.
Selain program Jumat Bersih, Pemkab Sumenep juga menerapkan kebiasaan kerja bakti rutin di lingkungan kantor setiap hari Selasa sebagai bentuk konsistensi dalam menjaga kebersihan.
Pemerintah daerah berharap, gerakan ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi budaya yang terus dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat.
Dengan lingkungan yang bersih dan sehat, Sumenep diharapkan semakin nyaman, baik bagi warga maupun wisatawan, serta mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan.
Tidak ada komentar