
SUMENEP – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Sumenep meneguhkan komitmennya untuk terus mendorong kemajuan sektor kebudayaan, kepemudaan, olahraga, dan pariwisata sebagai bagian dari upaya memperkuat pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang berorientasi pada pelestarian budaya lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembinaan generasi muda, pengembangan prestasi olahraga, serta optimalisasi potensi destinasi wisata yang tersebar di wilayah daratan maupun kepulauan.
Kepala Disbudporapar Kabupaten Sumenep, Faruq Hanafi, mengatakan bahwa keempat sektor tersebut memiliki peran strategis dalam memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Budaya merupakan jati diri daerah yang harus terus dijaga. Di sisi lain, pemuda menjadi motor penggerak pembangunan, olahraga membentuk masyarakat yang sehat dan berprestasi, sedangkan sektor pariwisata memiliki dampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Disbudporapar terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak, mulai dari komunitas seni dan budaya, organisasi kepemudaan, insan olahraga, pelaku usaha pariwisata hingga pemerintah desa untuk menciptakan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di sektor kebudayaan, pemerintah daerah terus berupaya melestarikan warisan budaya melalui pembinaan pelaku seni, penyelenggaraan berbagai kegiatan budaya, serta penguatan nilai-nilai kearifan lokal agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Sementara pada bidang kepemudaan, berbagai program pemberdayaan terus dilakukan guna meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan generasi muda sehingga mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Adapun pada sektor olahraga, Disbudporapar berkomitmen memperkuat pembinaan atlet dan mendorong peningkatan prestasi melalui dukungan terhadap organisasi olahraga, kompetisi berjenjang, serta pembinaan atlet usia dini.
Sedangkan di sektor pariwisata, Disbudporapar terus mengoptimalkan promosi destinasi unggulan, meningkatkan kualitas pelayanan wisata, serta memperkuat sinergi dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pelaku UMKM, dan masyarakat sekitar destinasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara luas.
Faruq menegaskan bahwa pembangunan sektor budaya, kepemudaan, olahraga, dan pariwisata tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kami ingin seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Sumenep dapat berkembang secara optimal. Karena itu, kolaborasi menjadi kunci agar pembangunan di sektor ini berjalan berkelanjutan dan mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Melalui penguatan berbagai program tersebut, Disbudporapar Kabupaten Sumenep optimistis mampu menjadikan budaya sebagai identitas daerah, pemuda sebagai pelopor pembangunan, olahraga sebagai wadah mencetak prestasi, dan pariwisata sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi daerah.
(Fan/Red)
Tidak ada komentar