BPRS Bhakti Sumekar Raih KEJAR Award 2026, Dari Sumenep Menanam Budaya Menabung Sejak Bangku Sekolah

Radar9
2 Okt 2026 06:04
Daerah 0
3 menit membaca

SUMENEP – Prestasi nasional kembali mengangkat nama PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar (Perseroda) Kabupaten Sumenep. Bank milik daerah tersebut berhasil meraih KEJAR Award 2026 dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sebagai apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan di kalangan pelajar.

Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian puncak peringatan Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan 2026 melalui ajang Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Award 2026.

Capaian tersebut menjadi penegasan bahwa peran BPRS Bhakti Sumekar tidak berhenti pada aktivitas layanan perbankan. Lebih jauh, BPRS mengambil posisi sebagai salah satu penggerak edukasi keuangan sekaligus pembentuk kebiasaan menabung sejak usia sekolah.

Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar Perseroda Sumenep, H. Hairil Fajar, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan OJK tersebut.

Menurutnya, KEJAR Award 2026 menjadi bukti bahwa berbagai upaya BPRS dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan, khususnya bagi pelajar, mendapat apresiasi di tingkat nasional.

“Kami bersyukur atas penghargaan KEJAR Award 2026 dari OJK ini. Capaian ini memperkuat peran BPRS sebagai lembaga keuangan daerah yang tidak hanya berorientasi pada layanan perbankan, tetapi juga aktif mengambil bagian dalam peningkatan literasi keuangan masyarakat, khususnya di kalangan pelajar,” ujar H. Hairil Fajar.

Fajar menegaskan, penghargaan tersebut tidak boleh dimaknai sebatas pencapaian institusi. Justru, KEJAR Award menjadi dorongan bagi BPRS Bhakti Sumekar untuk memperluas gerakan membangun budaya menabung di lingkungan pendidikan.

Sebab, menurutnya, membangun kebiasaan finansial yang sehat harus dimulai sedini mungkin. Pelajar tidak cukup hanya memiliki rekening, tetapi juga perlu memahami bagaimana mengelola uang secara bijak dan mengenal layanan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah.

“KEJAR Award bukan sekadar penghargaan. Apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus memperluas kontribusi BPRS dalam membangun budaya menabung sejak usia dini. Tidak hanya sekadar mendorong pelajar memiliki rekening, tetapi bagaimana menanamkan pemahaman pentingnya pengelolaan keuangan,” tegasnya.

Di balik capaian tersebut, BPRS Bhakti Sumekar juga menempatkan kolaborasi sebagai bagian penting dari keberhasilan program KEJAR. Sinergi dengan satuan pendidikan, guru, orang tua serta Pemerintah Kabupaten Sumenep menjadi kekuatan dalam memperluas edukasi keuangan kepada pelajar.

Fajar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung pelaksanaan program tersebut, termasuk Pemkab Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo.

“Terima kasih kepada satuan pendidikan, guru, orang tua, dan Pemkab Sumenep yang telah bersinergi. Edukasi, sosialisasi, publikasi hingga berbagai kegiatan peningkatan pemahaman keuangan menjadi penting dalam membentuk kebiasaan finansial yang sehat sejak dini,” jelasnya.

Bagi BPRS Bhakti Sumekar, literasi keuangan pelajar bukan sekadar program jangka pendek. Edukasi yang diberikan sejak SD, SMP hingga SMA dipandang sebagai investasi untuk membangun generasi yang lebih mandiri, disiplin dan mampu mengambil keputusan finansial secara bijak.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mencegah generasi muda terjebak dalam pola konsumtif maupun berbagai bentuk layanan keuangan ilegal yang dapat menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Fajar berharap, penghargaan KEJAR Award 2026 semakin memperkuat komitmen BPRS Bhakti Sumekar untuk hadir lebih dekat dengan dunia pendidikan dan masyarakat.

“Harapan kami, program KEJAR ini akan berkontribusi nyata membangun generasi yang cerdas dan mandiri secara finansial. Inilah investasi jangka panjang kita. Dari Sumenep, kita ingin mencetak generasi emas yang unggul secara ekonomi dan berkarakter, sejalan dengan semangat BPRS Bhakti Sumekar untuk terus tumbuh bersama masyarakat,” pungkasnya.

KEJAR Award 2026 menjadi capaian penting bagi BPRS Bhakti Sumekar. Namun lebih dari sekadar trofi penghargaan, capaian tersebut menandai konsistensi BPRS dalam membawa misi yang lebih besar: menanamkan budaya menabung, memperkuat literasi keuangan, dan menyiapkan generasi Sumenep agar lebih cerdas menghadapi masa depan ekonomi.

(Iful/Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *