Wabup Imam Hasyim Soroti Disiplin ASN, Pimpinan OPD Diminta Perkuat Pembinaan

Radar9
19 Okt 2026 11:32
Daerah 0
3 menit membaca

SUMENEP – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menegaskan pentingnya kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) memperkuat pembinaan serta pengawasan terhadap pegawai.

Penegasan tersebut disampaikan saat upacara gabungan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Senin (19/10/2026).

Dalam amanatnya, Imam Hasyim menyoroti hasil inspeksi mendadak (sidak) yang masih menemukan ASN belum sepenuhnya mematuhi ketentuan kedinasan. Karena itu, ia mengingatkan bahwa disiplin harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar kewajiban administratif.

“Kita harus disiplin masuk kantor dan dalam segala hal sebagai ASN. Kewajiban harus dilaksanakan sesuai tugas dan kemampuan masing-masing,” tegasnya.

Ia juga meminta pimpinan OPD memastikan seluruh pegawai menaati peraturan, memenuhi jam kerja, serta melaksanakan tanggung jawab sesuai tugas pokok dan fungsinya.

Menurutnya, pembinaan dan pengawasan yang konsisten diperlukan untuk membangun lingkungan birokrasi yang tertib. Kedisiplinan, kata dia, tidak hanya berkaitan dengan kehadiran, tetapi juga mencakup integritas, tanggung jawab, dan kesungguhan dalam melayani masyarakat.

“Pimpinan OPD harus mampu membina anak buahnya agar mengikuti aturan. Kedisiplinan harus menjadi tanggung jawab bersama,” pesannya.

Atas nama Pemkab Sumenep, Imam Hasyim turut menyampaikan apresiasi kepada ASN yang telah mematuhi peraturan dan menjalankan kewajibannya. Ia berharap komitmen tersebut terus dipertahankan dan menjadi teladan bagi seluruh aparatur.

Sementara itu, dalam momentum Hari Santri Nasional, Imam Hasyim mengajak seluruh peserta upacara menghargai kontribusi santri dalam perjuangan bangsa Indonesia. Menurutnya, semangat perjuangan dan nilai-nilai keagamaan yang diwariskan para santri perlu diwujudkan melalui pengabdian nyata.

“Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT. Para santri memiliki andil dalam perjuangan Indonesia dan semangatnya patut kita teladani,” ungkapnya.

Upacara berlangsung khidmat dengan nuansa religius. Para pejabat dan ASN mengenakan busana putih ala santri sebagai bentuk penghormatan terhadap peringatan Hari Santri Nasional.

Kegiatan tersebut dipimpin Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim, sedangkan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskop UKM Perindag) Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos., M.Si., bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Agus Dwi Saputra, S.Sos., M.Si., para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, serta ASN di lingkungan Pemkab Sumenep.

Dalam kesempatan tersebut, Imam Hasyim juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Ia mengingatkan bahwa manusia dapat merencanakan sesuatu, tetapi ketetapan akhirnya berada dalam kehendak Allah SWT.

Menutup amanatnya, ia mengajak seluruh peserta memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, dan memperbaiki diri dalam menjalankan tugas maupun kehidupan sehari-hari. Amanat tersebut diakhiri dengan pembacaan Ummul Kitab, Surah Al-Fatihah.

Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di lingkungan Pemkab Sumenep diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat santri perlu diterjemahkan ke dalam disiplin kerja, integritas, tanggung jawab, serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat.

(Redaksi)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *