
SUMENEP – Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Sumenep terus memperkuat peran riset dan inovasi sebagai instrumen strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih terarah, efektif, dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya BRIDA memastikan hasil penelitian, kajian, dan inovasi tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi dapat dimanfaatkan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan serta program pembangunan daerah.
Kepala BRIDA Sumenep, Siswahyudi Bintoro, S.Sos., M.Si., mengatakan riset memiliki peran penting dalam membantu pemerintah daerah memahami persoalan secara lebih objektif sekaligus menentukan solusi yang tepat.
“Riset dan inovasi harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan. Karena itu, hasil kajian harus bisa menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan menjawab berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujar Siswahyudi. Senin (7/9/2026).
Menurutnya, penguatan inovasi juga diperlukan untuk mendorong perangkat daerah menciptakan pola kerja yang lebih efektif, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan serta kebutuhan masyarakat.
BRIDA Sumenep terus membangun kolaborasi dengan perangkat daerah, perguruan tinggi, akademisi, peneliti, dan berbagai unsur lainnya guna memperkuat ekosistem riset dan inovasi di daerah.
“Kolaborasi menjadi salah satu kunci. Kami ingin gagasan dan hasil penelitian yang ada dapat dikembangkan menjadi inovasi yang aplikatif dan memiliki dampak terhadap pembangunan,” katanya.
Siswahyudi menambahkan, karakteristik Kabupaten Sumenep yang memiliki wilayah daratan dan kepulauan membutuhkan pendekatan pembangunan yang didukung data serta kajian yang kuat.
Perbedaan potensi dan persoalan antarkawasan, menurutnya, harus menjadi pertimbangan dalam penyusunan kebijakan agar pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran.
“Kita memiliki karakter wilayah yang beragam, sehingga kebijakan pembangunan juga harus didukung data dan kajian yang kuat. Dengan begitu, intervensi pemerintah bisa lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah,” jelasnya.
Selain memperkuat riset, BRIDA juga mendorong inovasi menjadi bagian dari budaya kerja pemerintahan. Inovasi tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan penghargaan, tetapi harus mampu memberikan perubahan terhadap kualitas pelayanan publik dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan.
Karena itu, BRIDA terus membuka ruang bagi munculnya gagasan baru yang dapat dikembangkan menjadi inovasi dan diterapkan sesuai kebutuhan daerah.
Ke depan, BRIDA Sumenep menyiapkan berbagai langkah strategis untuk memperkuat pemanfaatan hasil riset sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang lebih aplikatif.
“Targetnya bukan hanya menghasilkan riset dan inovasi, tetapi memastikan hasilnya bisa digunakan dan memberikan dampak bagi masyarakat serta mendukung pembangunan Sumenep,” Pungkasnya.
(Fan’s/Redaksi)
Tidak ada komentar