Pemkab Sumenep Genjot Transaksi Digital, ASN Serbu Kuliner UMKM dengan QRIS Rp1

Radar9
17 Jul 2026 12:04
2 menit membaca

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mempercepat implementasi transaksi non-tunai dengan mengajak ratusan aparatur sipil negara (ASN) merasakan langsung kemudahan pembayaran digital melalui program belanja kuliner menggunakan QRIS seharga Rp1. Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Bank Jatim Cabang Sumenep pada Jumat (17/7/2026).

Program tersebut menjadi bagian dari agenda rutin Jumat Sehat dan Jumat Bersih di lingkungan Kantor Pemkab Sumenep. Selain mengampanyekan pola hidup sehat dan budaya menjaga kebersihan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana meningkatkan literasi pembayaran digital di kalangan ASN.

Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, S.H., M.H., hadir bersama pimpinan Bank Jatim Cabang Sumenep, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat administrator, pejabat fungsional, serta ratusan ASN yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Achmad Fauzi menegaskan bahwa ASN harus menjadi motor penggerak transformasi digital dengan memberi contoh kepada masyarakat dalam memanfaatkan sistem pembayaran elektronik.

“Transformasi digital akan berhasil apabila dimulai dari aparatur pemerintah. ASN harus menjadi teladan agar masyarakat semakin yakin menggunakan transaksi digital yang lebih cepat, aman, dan efisien,” ujar Bupati.

Melalui aplikasi JConnect milik Bank Jatim, peserta cukup melakukan pembayaran sebesar Rp1 menggunakan QRIS untuk menikmati aneka makanan dan minuman yang disediakan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memperluas penggunaan pembayaran digital, tetapi juga menjadi strategi untuk memperkuat daya saing UMKM melalui transaksi yang lebih modern dan praktis.

“Digitalisasi harus memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha. Semakin banyak masyarakat menggunakan QRIS, semakin besar peluang UMKM meningkatkan omzet sekaligus memperluas jangkauan pasarnya,” katanya.

Setelah membuka kegiatan, Bupati bersama Wakil Bupati, jajaran Bank Jatim, dan pimpinan OPD meninjau stan-stan kuliner yang dipadati ASN. Antusiasme peserta terlihat dari ramainya antrean di setiap stan yang melayani pembayaran menggunakan QRIS.

Bupati juga berdialog dengan para pelaku UMKM untuk memastikan proses transaksi digital berjalan lancar sekaligus menyerap masukan terkait penggunaan sistem pembayaran elektronik dalam aktivitas usaha sehari-hari.

Melalui sinergi yang terus diperkuat bersama Bank Jatim, Pemkab Sumenep menargetkan penggunaan QRIS semakin meluas di berbagai sektor. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, memperkuat ekosistem ekonomi digital daerah, serta mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu penopang utama perekonomian Kabupaten Sumenep.

(Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *