RSUDMA Sumenep Ditunjuk Kemenkes Jalankan Program KJSU 2026, Layanan Penyakit Katastropik Siap Beroperasi 2027

Radar9
21 Jun 2026 07:59
2 menit membaca

SUMENEP (RADAR9.ID) – RSUD dr. H. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep mencatat capaian penting di sektor kesehatan setelah resmi ditetapkan sebagai salah satu rumah sakit penerima Program Prioritas Nasional Kanker, Jantung, Stroke, dan Uronefrologi (KJSU) tahun 2026 dari Kementerian Kesehatan RI.

Penetapan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat layanan kesehatan rujukan di Kabupaten Sumenep, khususnya untuk penanganan penyakit katastropik yang selama ini menjadi penyebab utama tingginya angka kematian di Indonesia.

Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. H. Erliyati, M.Kes, menyampaikan bahwa program KJSU merupakan amanah besar sekaligus bentuk kepercayaan pemerintah pusat terhadap kemampuan rumah sakit daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.

“Program ini menjadi kesempatan besar bagi kami untuk menghadirkan layanan yang lebih lengkap, modern, dan mudah diakses masyarakat Sumenep,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Program KJSU merupakan kebijakan nasional yang difokuskan pada penguatan layanan kanker, jantung, stroke, dan uronefrologi melalui dukungan pembangunan infrastruktur, pengadaan alat kesehatan berteknologi modern, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia kesehatan.

Menurut dr. Erliyati, kebutuhan terhadap layanan tersebut semakin mendesak karena penyakit tidak menular masih mendominasi angka kesakitan dan kematian, sehingga diperlukan fasilitas kesehatan yang mampu memberikan penanganan cepat dan tepat.

Saat ini, pembangunan gedung khusus KJSU di lingkungan RSUDMA Sumenep masih berlangsung. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi pusat layanan unggulan yang dapat melayani masyarakat daratan maupun wilayah kepulauan.

Apabila seluruh proses pembangunan dan pengadaan fasilitas berjalan sesuai target, layanan KJSU dijadwalkan mulai beroperasi secara penuh pada tahun 2027.

“Pembangunan gedung masih berproses. Kami optimistis seluruh fasilitas dapat selesai tepat waktu sehingga layanan ini bisa dimanfaatkan masyarakat secara maksimal,” tegasnya.

Dari sisi kesiapan sumber daya manusia, RSUDMA telah memiliki tenaga medis untuk layanan kanker dan uronefrologi. Sementara itu, dokter spesialis jantung masih menjalani pendidikan lanjutan dan akan kembali bertugas setelah menyelesaikan program tersebut. Untuk layanan stroke, rumah sakit masih melakukan pemenuhan kebutuhan tenaga kesehatan agar seluruh layanan KJSU dapat berjalan secara optimal.

Kehadiran Program KJSU di RSUDMA diharapkan mampu mengurangi kebutuhan rujukan pasien ke luar daerah, sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesialis yang berkualitas.

Dengan status sebagai bagian dari jaringan Program KJSU Nasional, RSUDMA Sumenep diharapkan menjadi pusat layanan kesehatan modern yang mampu menjawab tantangan geografis daerah kepulauan serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pelayanan yang lebih cepat, dekat, dan berstandar tinggi.

(Key/Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *