Bupati Fauzi Dorong Pagerungan Kecil Jadi Kampung Industri Perikanan, KKP Buka Dukungan Penguatan SDM Nelayan

Radar9
19 Jun 2026 15:02
2 menit membaca

JAKARTA (RADAR9.ID) – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat langkah pengembangan sektor kelautan dan perikanan sebagai sektor unggulan daerah. Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk memperluas dukungan program strategis bagi wilayah kepulauan.

Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor KKP RI, Kamis (18/6/2026), Bupati Fauzi didampingi Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumenep, Agus Sulistiyono. Kunjungan tersebut difokuskan pada pembahasan penguatan sektor perikanan mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga pengembangan kawasan industri perikanan.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa Kabupaten Sumenep memiliki kekayaan sumber daya laut yang besar dan membutuhkan dukungan berkelanjutan agar mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pesisir.

“Potensi kelautan dan perikanan Sumenep sangat besar. Karena itu diperlukan sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat agar pengelolaannya semakin optimal dan mampu meningkatkan kesejahteraan nelayan,” ujarnya.

Rombongan Pemkab Sumenep diterima langsung oleh Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan KKP RI, Mahmud. Dalam pertemuan tersebut, KKP menyatakan dukungannya terhadap program peningkatan kapasitas SDM kelautan dan perikanan di Kabupaten Sumenep.

Menurut Fauzi, penguatan kompetensi nelayan dan pelaku usaha perikanan menjadi faktor penting dalam menciptakan sektor perikanan yang modern, produktif, dan memiliki daya saing tinggi.

Selain dukungan peningkatan SDM, Sumenep juga telah memperoleh satu titik Program Kampung Nelayan Merah Putih. Pemerintah daerah bahkan berpeluang mendapatkan tambahan lokasi program seiring besarnya potensi perikanan yang dimiliki kawasan kepulauan.

Pada kesempatan itu, Bupati Fauzi turut mengusulkan Pulau Pagerungan Kecil sebagai kawasan prioritas Kampung Industri Perikanan. Usulan tersebut didasarkan pada tingginya produktivitas hasil tangkapan laut di wilayah tersebut yang mencapai sekitar 34 ton setiap pekan.

Dengan kapasitas produksi yang besar, Pulau Pagerungan Kecil dinilai memiliki prospek untuk berkembang menjadi kawasan perikanan terpadu yang mencakup aktivitas penangkapan, pengolahan, hingga distribusi hasil laut.

“Pengembangan kawasan industri perikanan di Pagerungan Kecil akan memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi hasil tangkapan nelayan sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat pesisir,” kata Fauzi.

Pemkab Sumenep optimistis dukungan KKP RI akan mempercepat realisasi berbagai program pengembangan sektor maritim. Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah diharapkan mampu menjadikan sektor kelautan dan perikanan sebagai salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep di masa mendatang.

Dengan potensi laut yang melimpah dan jaringan wilayah kepulauan yang luas, Sumenep terus memantapkan diri sebagai salah satu sentra perikanan strategis yang memiliki peran penting dalam pembangunan ekonomi maritim nasional.

(Redaksi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *