Foto: Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, saat memimpin apel gabungan ASN sekaligus menyerahkan simbolis hibah perahu kepada Pemerintah Desa Kalisangka.SUMENEP, RADAR9.ID – Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, menegaskan arah baru pelayanan publik berbasis kepulauan saat memimpin apel gabungan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dirangkai dengan penyerahan hibah perahu untuk Desa Kalisangka, Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pemkab Sumenep, Jalan Dr. Cipto, Desa Kolor, diikuti Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, hingga ratusan ASN. Namun, agenda tersebut tidak berhenti sebagai rutinitas seremonial, melainkan menjadi panggung penegasan komitmen mempercepat layanan publik di wilayah kepulauan.
Penyerahan hibah ditandai simbolis melalui pemberian replika perahu kepada Kepala Desa Kalisangka, disertai prosesi penghancuran kendi sebagai tanda resmi operasionalisasi bantuan.
Dalam arahannya, KH Imam Hasyim menekankan bahwa perahu hibah harus menjadi instrumen nyata pelayanan, bukan sekadar simbol kegiatan.
“Perahu ini bukan pajangan. Ini alat percepatan layanan masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi keterbatasan akses,” tegasnya.
Ia menyoroti tantangan geografis Kepulauan Kangean yang membutuhkan dukungan transportasi memadai agar pelayanan pemerintahan tidak terhambat. Menurutnya, kehadiran negara harus dirasakan hingga wilayah terluar.
“Kita tidak ingin ada lagi kesenjangan antara daratan dan kepulauan. Pelayanan harus merata dan bisa diakses dengan mudah,” ujarnya.
Usai apel, Wakil Bupati bersama jajaran pejabat meninjau langsung kondisi perahu hibah guna memastikan kesiapan operasional sebelum dimanfaatkan oleh Pemerintah Desa Kalisangka.
Selain isu pelayanan, Wabup juga menyinggung agenda strategis nasional terkait efisiensi energi. Ia meminta ASN menjadi garda terdepan dalam implementasi kebijakan penghematan, termasuk melalui pola kerja Work From Home (WFH) dan penggunaan transportasi non-BBM.
“ASN harus memberi contoh. Ini bukan sekadar hemat energi, tapi bentuk tanggung jawab terhadap negara dan anggaran,” tegasnya.
Ia juga menginstruksikan seluruh pimpinan OPD untuk menjalankan kebijakan tersebut secara konsisten agar berdampak pada efisiensi belanja daerah sekaligus meningkatkan kinerja pemerintahan.
Di akhir arahannya, KH Imam Hasyim berharap hibah perahu mampu memperkuat konektivitas antarwilayah kepulauan serta meningkatkan kualitas layanan publik secara signifikan.
“Negara harus hadir sampai ke titik terluar. Tidak boleh ada lagi wilayah yang merasa tertinggal dalam pelayanan,” pungkasnya.
Tidak ada komentar