Tak Ingin Punah, Assalafiyah Abadikan Rebana 300 Tahun Lewat Rekaman Profesional

Rabu, 1 April 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah anggota Rebana Klasik Assalafiyah saat menjalani proses rekaman profesional Terbang Karatangan di OS Studio, Sumenep.

Foto: Sejumlah anggota Rebana Klasik Assalafiyah saat menjalani proses rekaman profesional Terbang Karatangan di OS Studio, Sumenep.

SUMENEP, RADAR9.ID – Dalam upaya menjaga dan mengabadikan warisan budaya Islam Nusantara, Kelompok Kesenian Rebana Klasik Assalafiyah asal Larangan, Pamekasan, secara resmi melakukan proses rekaman profesional di OS Studio, Kabupaten Sumenep, Selasa, 31 Maret 2026.

Langkah ini diambil untuk mendokumentasikan “Terbang Karatangan”, sebuah pakem rebana khas Kabupaten Pamekasan yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Rebana yang digunakan oleh kelompok ini bukanlah alat musik biasa. Menurut Kiai Jawahir, selaku pengampu dari Grup Rebana Assalafiyah, instrumen tersebut diperkirakan telah berusia sekitar 300 tahun dan telah melewati berbagai lintasan zaman.

“Langkah merekam secara profesional di studio ini kami ambil agar nilai dokumentasinya menjadi purna dan utuh,” ujar Mpu Fauzi, selaku promotor dari Grup Rebana Assalafiyah.

Proses rekaman ini disambut dengan sangat antusias oleh Rifan Khoridi, tokoh sentral dalam konservasi kesenian tradisional, khususnya seni tetabuhan, sekaligus pemilik OS Studio.

Rifan menilai langkah yang diambil oleh kelompok Assalafiyah adalah preseden yang sangat baik bagi dunia tradisi.

“Ini adalah langkah paling jitu untuk menjaga nilai-nilai dan heritage warisan leluhur kita agar tidak lekang oleh waktu,” ungkap Rifan di sela-sela proses rekaman.

Kelompok Rebana Assalafiyah sendiri memiliki formasi yang unik dan sarat akan nilai guyub. Yaitu 12 Orang Penabuh rebana, dan 7 hingga 10 Orang Tim Ruddat (yang memainkan koreografi khas).

Menariknya, kelompok ini menampilkan harmoni lintas generasi yang sangat kental. Di jajaran sesepuh, terdapat nama-nama seperti Bapak Rifa’i, Bapak Supandi, Bapak Sun, Bapak Pasulah, dan H Syaiful.

Kehadiran mereka berpadu apik dengan semangat para generasi muda seperti Adul Adim, Rahmad, Fauzi, Umam, Rian, Berril, dan rekan-rekan muda lainnya.

Selain sebagai upaya konservasi budaya (kultural), gerakan ini juga menjadi media ubudiyah (ibadah) dan penguatan spiritual.

Melalui rekaman ini, diharapkan gema selawat dan pujian yang dibawakan kelompok Assalafiyah terus terjaga dan mampu menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Hal ini tercermin kuat dalam salah satu bait syair yang mereka kumandangkan secara syahdu: “Man Yamut Fi Hubbihi Nala Kullal Mathlabi” (Siapa yang mati di dalam cintanya [kepada Rasul], maka sungguh telah tercapai apa yang dicarinya).

Melalui rilisan fisik maupun digital yang dihasilkan dari rekaman ini nantinya, diharapkan generasi mendatang tetap bisa mendengarkan keaslian tabuhan Terbang Karatangan yang telah berumur ratusan tahun tersebut.

Penulis : Prabu

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Idul Fitri 1447 H, Naghfir’s Institute Gaungkan Keikhlasan dan Silaturahmi
BPRS Bhakti Sumekar Ajak Perkuat Spirit Idulfitri dan Kebersamaan
Kolaborasi Tiga Cabang, BMT UGT Nusantara Sumenep Berbagi Ribuan Takjil di Bulan Ramadhan
Isi Ramadan dengan Kepedulian Sosial, Abd Aziz Salim Syabibi Santuni Anak Yatim di Myze Hotel Sumenep
Remaja Masjid Husnul Khatimah Istiqamah Tadarus Al-Qur’an Setiap Malam di Bulan Ramadhan
Hampir Setiap Hari, Kebaikan Praneda Care Foundation Mengalir untuk Pengendara, Pejalan Kaki, dan Warga Jakarta
Ramadan Berkah, Praneda Care Foundation Hadirkan Senyum untuk Warga Aceh dan Jakarta dengan Ratusan Takjil
Pemkab Sumenep Kembali Fasilitasi Mudik Gratis Perantau Jakarta Sambut Idulfitri 1447 H

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 21:40 WIB

Tak Ingin Punah, Assalafiyah Abadikan Rebana 300 Tahun Lewat Rekaman Profesional

Selasa, 24 Maret 2026 - 04:49 WIB

Idul Fitri 1447 H, Naghfir’s Institute Gaungkan Keikhlasan dan Silaturahmi

Jumat, 20 Maret 2026 - 19:27 WIB

BPRS Bhakti Sumekar Ajak Perkuat Spirit Idulfitri dan Kebersamaan

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:17 WIB

Kolaborasi Tiga Cabang, BMT UGT Nusantara Sumenep Berbagi Ribuan Takjil di Bulan Ramadhan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:27 WIB

Isi Ramadan dengan Kepedulian Sosial, Abd Aziz Salim Syabibi Santuni Anak Yatim di Myze Hotel Sumenep

Berita Terbaru

Foto: Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, saat memimpin apel gabungan ASN sekaligus menyerahkan simbolis hibah perahu kepada Pemerintah Desa Kalisangka.

Pemerintahan

Wabup Sumenep: Perahu Hibah Harus Genjot Layanan Kepulauan

Senin, 6 Apr 2026 - 15:34 WIB

Foto: Barang bukti sabu seberat 6,47 gram dan 31 butir pil ekstasi yang diamankan polisi di kamar kost tersangka di Sumenep.

Narkoba

Pengedar Sabu–Ekstasi Diciduk di Kost Sumenep

Minggu, 5 Apr 2026 - 20:43 WIB

Foto: Petugas kepolisian bersama warga saat melakukan penanganan dan evakuasi korban di lokasi kejadian Sungai Setail, Banyuwangi.

Peristiwa

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Setail Banyuwangi

Minggu, 5 Apr 2026 - 12:55 WIB