SUMENEP, RADAR9.ID – Naghfir’s Institute bersama keluarga besar Kantor Notaris-PPAT-NPAK memaknai Idul Fitri 1447 Hijriah sebagai momentum strategis untuk memperkuat nilai keikhlasan, mempererat silaturahmi, serta membangun kembali hubungan sosial yang harmonis.
Pesan tersebut disampaikan melalui desain ucapan Idul Fitri yang dikemas secara elegan dan sarat makna. Visual yang beredar menampilkan Direktur Naghfir’s Institute, Dr. Naghfir, bersama jajaran staf dalam balutan busana muslim yang serasi, dengan dominasi warna hijau dan emas yang mencerminkan nuansa religius sekaligus profesional.
Dalam keterangannya, Selasa (24/03/2026), Dr. Naghfir menegaskan bahwa Idul Fitri tidak boleh dipandang sebatas seremoni tahunan, melainkan sebagai titik refleksi untuk memperbaiki kualitas diri.
“Idul Fitri adalah momentum kembali ke fitrah, membersihkan hati, serta memperbaiki hubungan dengan Allah dan sesama manusia,” ungkapnya.
Ia juga menyoroti bahwa esensi perayaan ini terletak pada ketulusan dalam saling memaafkan, bukan sekadar tradisi yang diulang setiap tahun.
“Nilai utama Idul Fitri adalah keikhlasan. Memaafkan harus lahir dari hati, bukan hanya ucapan formalitas,” tegasnya.
Lebih lanjut, Dr. Naghfir mengingatkan pentingnya menjaga silaturahmi di tengah perubahan zaman yang kian mendorong pola hidup individualistik.
“Kesibukan dan perkembangan modern tidak boleh mengikis nilai kebersamaan. Silaturahmi harus tetap dijaga sebagai fondasi kehidupan sosial,” ujarnya.
Ia menambahkan, Naghfir’s Institute berkomitmen tidak hanya menghadirkan layanan profesional di bidang hukum, tetapi juga mengedepankan nilai kemanusiaan dan kebersamaan dalam setiap langkahnya.
“Momentum Idul Fitri ini kami jadikan sebagai penguat integritas, baik dalam pelayanan hukum maupun dalam kehidupan sosial,” pungkasnya.
Melalui pesan tersebut, Naghfir’s Institute berharap masyarakat dapat menjadikan Idul Fitri sebagai ruang refleksi untuk memperkuat persaudaraan serta meneguhkan nilai moral dalam kehidupan sehari-hari.
Penulis : Redaksi






