Ketua Komisi III DPRD Sumenep Dorong Solusi Alternatif Atasi Jalan Rusak, Apresiasi Swadaya Warga

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto/Dok : M. MUHRI. S.Th.I. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep. @sumber_RADAR9.ID/Pimred

Foto/Dok : M. MUHRI. S.Th.I. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep. @sumber_RADAR9.ID/Pimred

SUMENEP,RADAR9.ID –  Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Sumenep, Muhri, menyampaikan apresiasi atas inisiatif warga yang secara gotong royong memperbaiki jalan desa yang telah lama rusak dan belum tersentuh perbaikan pemerintah.

Ia mengakui, kondisi infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kabupaten Sumenep masih memerlukan perhatian serius. Beberapa ruas mengalami kerusakan cukup parah dan belum dapat diperbaiki karena keterbatasan anggaran daerah.

Menurutnya, kapasitas APBD setiap tahun belum mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan perbaikan jalan sesuai standar ideal. Karena itu, pemerintah harus menetapkan skala prioritas dalam pelaksanaan pembangunan.

“Kami tentu mengapresiasi kepedulian masyarakat. Namun perlu dipahami, anggaran daerah terbatas sehingga perbaikan dilakukan bertahap sesuai prioritas,” ujarnya, Kamis (26/2/26).

Meski demikian, politisi PKB tersebut meminta pemerintah daerah tidak mengabaikan tingginya partisipasi warga yang rela patungan demi memperbaiki akses jalan di lingkungannya.

Ia menilai, semangat kolektif masyarakat ini harus dijawab dengan kebijakan konkret agar pembangunan infrastruktur bisa merata hingga tingkat desa.

Muhri mendorong Pemkab untuk menggali sumber pendanaan alternatif, seperti pemanfaatan dana CSR perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumenep maupun skema pendukung lainnya.

Ia juga mengungkapkan pernah terlibat dalam penggalangan dana perbaikan jalan di Desa Batuputih Laok dan Desa Batuputih Kenek. Selain itu, warga Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, turut melakukan perbaikan secara swadaya dengan iuran berkisar Rp50 ribu hingga Rp300 ribu per orang guna memperbaiki akses jalan yang selama ini rusak.

Penulis : Kabiro Sumenep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Pengurus PAC PDI Perjuangan Manding Bagikan Sembako kepada Masyarakat di Seluruh Desa
Bupati Fauzi Dorong Peran Pemuda di Acara Buka Bersama KNPI
KUA Lenteng Bersama DWP Berbagi Takjil kepada Pengendara yang Melintas di Depan Kantor KUA
UPT PPD Sumenep dan DWP Berbagi Takjil di Samsat Sumenep
Gelombang Penolakan Hiburan Malam Menguat, Pemkab Sumenep Didorong Ambil Sikap Tegas
DPRD Sumenep Ingatkan Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil
BUMA Amanah Farm dan GP Ansor Batuan Tanam Bibit Sukun di Gelugur, Perkuat Gerakan Satgas Hijau dan Ketahanan Pangan
Refleksi Setahun Kepemimpinan, Pemkab Sumenep Gelar Sumenep Berselawat 2026

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 19:09 WIB

Bupati Fauzi Dorong Peran Pemuda di Acara Buka Bersama KNPI

Kamis, 5 Maret 2026 - 09:05 WIB

KUA Lenteng Bersama DWP Berbagi Takjil kepada Pengendara yang Melintas di Depan Kantor KUA

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:59 WIB

UPT PPD Sumenep dan DWP Berbagi Takjil di Samsat Sumenep

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:27 WIB

Gelombang Penolakan Hiburan Malam Menguat, Pemkab Sumenep Didorong Ambil Sikap Tegas

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:48 WIB

DPRD Sumenep Ingatkan Perusahaan Bayar THR Paling Lambat H-7 Lebaran, Tak Boleh Dicicil

Berita Terbaru