Panen Raya Jagung Jadi Bukti Sinergi Sumenep Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, RADAR9.ID – Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan dengan menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 di Kecamatan Ganding, Kamis (12/2/26).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dan terukur untuk mengakselerasi pencapaian target swasembada pangan nasional tahun 2026 melalui peningkatan produksi dan produktivitas jagung secara berkelanjutan.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Dandim 0827/ Sumenep, Kapolres Sumenep, serta Ketua Bhayangkari Kabupaten Sumenep, bersama jajaran perangkat daerah dan kelompok tani setempat.

Kepala DKPP Kabupaten Sumenep, Ainur Rasyid, SE., M.Si., menegaskan Panen Raya Jagung di Kecamatan Ganding menjadi bukti meningkatnya produktivitas jagung sekaligus mencerminkan kuatnya sinergi pemerintah daerah, TNI-Polri, dan petani dalam memperkuat sektor pertanian sebagai pilar ketahanan pangan.

“Panen raya ini mencerminkan meningkatnya produktivitas jagung di Ganding dan menjadi bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, dan petani. DKPP terus mendorong kualitas benih, pendampingan budidaya, serta optimalisasi sarana prasarana agar hasil panen semakin maksimal dan berkelanjutan,” ujar Ainur Rasyid.

Menurutnya, DKPP secara konsisten mendorong peningkatan kualitas benih, memperkuat pendampingan teknis budidaya, serta mengoptimalkan sarana dan prasarana pertanian guna memastikan hasil panen yang maksimal dan berkelanjutan.

“Kami tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada kualitas dan keberlanjutan. Petani harus mendapatkan dukungan penuh, mulai dari benih unggul, pendampingan di lapangan, hingga akses sarana pertanian yang memadai, agar hasil panen benar-benar memberi nilai tambah bagi kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, Kabupaten Sumenep diyakini mampu menjadi salah satu penopang utama swasembada pangan, baik di tingkat regional maupun nasional.

Panen raya ini juga diharapkan membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani, sekaligus memperkokoh ketahanan pangan daerah sebagai fondasi penting pembangunan jangka panjang.

Penulis : Ibnu Hajar

Berita Terkait

Skandal Overkapasitas Sabuk Nusantara 74: Perjalanan 14 Jam Membengkak Jadi 22 Jam
Wabup Sumenep Tekan Disiplin ASN Pasca Lebaran, Dorong Akselerasi Program dan Layanan Publik
DPRD Sumenep Usul 208 Pokir, Tak Semua Diakomodasi
Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dan Efisiensi Energi Mulai 3 April
Balik Pesantren 2026: Pemkab Sumenep Gratiskan Kapal Santri Kepulauan, Pangkas Beban Transportasi
JSI Sentil Keras Gubernur: Jangan Alihkan Isu Kerusakan Pelabuhan Masalembu dengan Jargon Mudik Gratis!
Mudik Gratis Sumenep Sukses, Fauzi: Lebaran Momentum Jaga Persatuan dan Kondusivitas
Grahadi Berpesta, Masalembu Berduka: Ironi “Open House” di Tengah Aspal Pelabuhan yang Menganga

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:20 WIB

Skandal Overkapasitas Sabuk Nusantara 74: Perjalanan 14 Jam Membengkak Jadi 22 Jam

Senin, 30 Maret 2026 - 16:52 WIB

Wabup Sumenep Tekan Disiplin ASN Pasca Lebaran, Dorong Akselerasi Program dan Layanan Publik

Senin, 30 Maret 2026 - 15:46 WIB

DPRD Sumenep Usul 208 Pokir, Tak Semua Diakomodasi

Senin, 30 Maret 2026 - 15:31 WIB

Pimpin Apel Perdana Pasca Lebaran, Wabup Sumenep Tekankan Disiplin ASN dan Efisiensi Energi Mulai 3 April

Minggu, 29 Maret 2026 - 00:57 WIB

JSI Sentil Keras Gubernur: Jangan Alihkan Isu Kerusakan Pelabuhan Masalembu dengan Jargon Mudik Gratis!

Berita Terbaru

Foto: Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Sumenep dan anggota DPRD saat mengikuti forum perencanaan pembangunan daerah. Dokumentasi RADAR9.ID/Kabiro.

Pemerintahan

DPRD Sumenep Usul 208 Pokir, Tak Semua Diakomodasi

Senin, 30 Mar 2026 - 15:46 WIB