SUMENEP, RADAR9.ID – Sejak pagi, Taman Adipura di depan Dinas PUTR Sumenep berubah menjadi lautan manusia! Ribuan warga memadati Pasar Minggu yang digelar setiap hari Minggu, menciptakan suasana riuh, penuh warna, aroma kuliner menggoda, dan tawa canda keluarga yang menular, Minggu (4/1/2026).
Pantauan jurnalis, sejak pukul 07.00 WIB, kerumunan pengunjung sudah membludak. Pasar Minggu kali ini bukan hanya tempat berbelanja, tetapi juga menjadi panggung bagi UMKM lokal memamerkan produk mereka.
Ibu Haniya, pedagang kue tradisional, menawarkan kue lapis, risoles, dan aneka jajanan khas Madura yang laris manis.
“Omzet kami bisa naik dua hingga tiga kali lipat! Hari ini Alhamdulillah ramai,” ujarnya.
Tak kalah menarik, Pak Yanto menampilkan gantungan kunci berbentuk ikon Sumenep dan pernak-pernik bambu yang menjadi incaran anak-anak dan remaja.
Sementara Ibu Suhartini , penjual soto campur , tampak bahagia lantaran dagangnya hampir ludes terjual. Begitu juga para pedagang baju dan tas yang dagangannya tampak dikerumuni pembeli.
Momentum ini menjadi bukti nyata kepedulian Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, terhadap pelaku UMKM.
Sejak masa kepemimpinannya, berbagai ruang dan wadah telah diberikan bagi UMKM untuk berkembang, termasuk di kawasan Tajamara, Bangkal, hingga sepanjang Jalan Dipenogoro.
Para pedagang baju, tas, kuliner, hingga kerajinan tangan di Pasar Minggu secara terbuka menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan Bupati Fauzi untuk mengembangkan usaha mereka.
Selain itu, Taman Adipura dan area Pasar Minggu berada berdekatan dengan Pendopo, sehingga pengunjung tidak hanya dapat menikmati suasana pasar dan produk UMKM, tetapi juga sekaligus berwisata melihat keindahan arsitektur serta sejarah Pendopo Agung Keraton Sumenep.
Hal ini menjadikan Pasar Minggu sebagai destinasi yang menyatu antara belanja, budaya, dan wisata kota.
“Alhamdulillah, Pak Bupati memberikan ruang bagi kami untuk berjualan. Kami merasa dihargai dan mendapatkan dukungan nyata,” ujar salah satu pedagang tas, Ibu Rini, sambil tersenyum sumringah.
Di tengah kemeriahan dan keramaian, terlihat jelas bagaimana budaya, ekonomi, dan kepedulian sosial bersinergi, menciptakan komunitas yang hangat, kreatif, dan sehat.
Senyum sumringah para pelaku UMKM menjadi simbol nyata dari dukungan dan kesempatan yang diberikan pemerintah untuk berkembang.
Penulis : Ibnu Hajar






