Tembakau Madura Kualitas Super Siap Dipasarkan, Stok 12 Ton dari Desa Talang Saronggi Sumenep

Kamis, 20 November 2025 - 14:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tumpukan tembakau Madura tahun 2025 yang telah melalui proses pengeringan dan seleksi ketat sebelum dipasarkan.

Tumpukan tembakau Madura tahun 2025 yang telah melalui proses pengeringan dan seleksi ketat sebelum dipasarkan.

Sumenep – Para petani di Desa Talang, Kecamatan Saronggi, kembali menghadirkan hasil pertanian unggulan berupa tembakau Madura kualitas super. Untuk panen tahun 2025, sebanyak 12 ton tembakau telah siap dipasarkan dengan harga pembuka Rp 75 ribu per kilogram. Komoditas tersebut berasal dari proses budidaya dan pengolahan yang dilakukan dengan standar mutu tinggi oleh petani lokal, Kamis, 20/11/2025

Pemilik tembakau, Agus Hermawan, menjelaskan bahwa keberhasilan panen tahun ini tidak lepas dari kesadaran petani dalam menerapkan teknik perawatan yang lebih baik, mulai dari pemilihan daun, teknik rajangan, hingga pengeringan yang dilakukan secara bertahap.

“Tembakau tahun ini kualitasnya sangat bagus. Warna lebih cerah dan aromanya kuat, sesuai karakter tembakau Madura,” ujar Agus Hermawan.

Sebagai bentuk edukasi, ia menekankan bahwa kualitas tembakau tidak hanya ditentukan oleh cuaca, tetapi juga oleh kontrol petani terhadap setiap tahapan. Pemahaman tentang kadar air, kebersihan ruang pengeringan, dan cara penyimpanan menjadi faktor penting agar produk tetap konsisten hingga sampai ke tangan pembeli.

Agus juga menyampaikan harapannya agar pemerintah dan pihak terkait terus memberikan pendampingan serta akses pasar yang lebih luas.

“Kami berharap harga tetap stabil dan petani bisa mendapatkan nilai yang layak dari kerja keras mereka. Dukungan pelatihan dan pemasaran sangat penting agar tembakau Madura semakin dikenal,” ungkapnya.

Dengan stok yang siap edar dan kualitas yang dijaga, tembakau Madura dari Saronggi diharapkan menjadi komoditas unggulan yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga menjadi contoh praktik pertanian yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Kolaborasi Sosial, LensaMadura dan Yayasan Tarmoedji Salurkan Bantuan di Pragaan
Turun ke Jalan, Dear Jatim Sumenep Habiskan Ratusan Takjil dalam Hitungan Menit
Dear Jatim Santuni Anak Yatim di Sumenep, Tegaskan Aksi Nyata di Bulan Ramadhan
Kliktimes Santuni Yatim dan Dhuafa di Guluk-Guluk, Tegaskan Peran Media sebagai Penggerak Sosial
Masjid Mujahidin Jadi Pusat Aksi Sosial, 150 Warga Rentan Terima Santunan dari Detikzone
TPID Sumenep Sidak Pasar Anom, Harga Daging Tembus Rp150 Ribu Jelang Lebaran
Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Pasar Anom Sumenep Mulai Turun
Baznas Sumenep Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Senyum Bahagia Warnai Toko DNR

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:46 WIB

Kolaborasi Sosial, LensaMadura dan Yayasan Tarmoedji Salurkan Bantuan di Pragaan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:17 WIB

Turun ke Jalan, Dear Jatim Sumenep Habiskan Ratusan Takjil dalam Hitungan Menit

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:00 WIB

Dear Jatim Santuni Anak Yatim di Sumenep, Tegaskan Aksi Nyata di Bulan Ramadhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:13 WIB

Kliktimes Santuni Yatim dan Dhuafa di Guluk-Guluk, Tegaskan Peran Media sebagai Penggerak Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:10 WIB

Masjid Mujahidin Jadi Pusat Aksi Sosial, 150 Warga Rentan Terima Santunan dari Detikzone

Berita Terbaru