Pemkab Sumenep Kirim Perdana 24,1 Ton RDF, Langkah Awal Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 6 November 2025 - 13:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola lingkungan dan pengembangan energi alternatif berbasis ekonomi sirkular.

Langkah konkret itu diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) terkait pemanfaatan Refuse Derived Fuel (RDF) hasil pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Kabupaten Sumenep.

 

Acara penandatanganan kerja sama tersebut dirangkai dengan pengiriman perdana RDF sebanyak 24,1 ton, yang digelar di depan Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis (6/11/2025).

Wakil Bupati Sumenep menyampaikan, kerja sama ini merupakan capaian penting dalam konsolidasi kebijakan lingkungan guna menjamin kualitas hidup masyarakat, terutama bagi generasi mendatang.

“Pemanfaatan RDF adalah langkah nyata untuk mengurangi volume sampah sekaligus menyediakan energi alternatif bagi sektor industri. Ini bukan sekadar program teknis, melainkan gerakan bersama yang memadukan kebijakan, teknologi, dan partisipasi masyarakat,” ujarnya di Mandhepa Mandaraka Pendopo Keraton Sumenep.

RDF menjadi salah satu strategi daerah dalam menekan timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA), mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung target pengurangan emisi karbon.

“Kami berharap kerja sama ini menjadi awal dari sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan bisa menjadi model bagi kecamatan maupun desa dalam mengembangkan ekonomi sirkular,” tambahnya.

RDF sendiri merupakan bahan bakar alternatif hasil olahan sampah rumah tangga dan industri, yang dapat dimanfaatkan sebagai substitusi bahan bakar di pabrik semen dan industri lainnya. Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen untuk terus memperkuat fasilitas dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan serta pengolahan sampah.

“Kerja sama ini tidak berhenti pada pengiriman perdana, tapi akan terus dikembangkan menjadi sistem yang matang dan berkelanjutan,” tegas Wabup.

Sementara itu, Direktur Operasi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Edi Sarwono, menyampaikan apresiasinya atas kerja sama tersebut. Menurutnya, RDF Sumenep akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar pengganti sebagian batu bara di Pabrik Semen Tuban, sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap lingkungan.

“Kerja sama ini membuktikan bahwa sampah bisa menjadi sumber energi yang bermanfaat. Melalui kolaborasi ini, kami membantu pengelolaan limbah sekaligus menekan emisi karbon dalam proses produksi semen,” ungkapnya.

Edi menambahkan, keberhasilan RDF merupakan bukti sinergi antara sektor industri dan pemerintah daerah dalam memperkuat pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan.

“RDF tidak hanya membantu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA, tetapi juga berkontribusi dalam penyediaan bahan bakar alternatif bagi industri,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kolaborasi Sosial, LensaMadura dan Yayasan Tarmoedji Salurkan Bantuan di Pragaan
Turun ke Jalan, Dear Jatim Sumenep Habiskan Ratusan Takjil dalam Hitungan Menit
Dear Jatim Santuni Anak Yatim di Sumenep, Tegaskan Aksi Nyata di Bulan Ramadhan
Kliktimes Santuni Yatim dan Dhuafa di Guluk-Guluk, Tegaskan Peran Media sebagai Penggerak Sosial
Masjid Mujahidin Jadi Pusat Aksi Sosial, 150 Warga Rentan Terima Santunan dari Detikzone
TPID Sumenep Sidak Pasar Anom, Harga Daging Tembus Rp150 Ribu Jelang Lebaran
Jelang Idul Fitri, Harga Bahan Pokok di Pasar Anom Sumenep Mulai Turun
Baznas Sumenep Ajak Anak Yatim Belanja Baju Lebaran, Senyum Bahagia Warnai Toko DNR

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:46 WIB

Kolaborasi Sosial, LensaMadura dan Yayasan Tarmoedji Salurkan Bantuan di Pragaan

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:17 WIB

Turun ke Jalan, Dear Jatim Sumenep Habiskan Ratusan Takjil dalam Hitungan Menit

Jumat, 20 Maret 2026 - 04:00 WIB

Dear Jatim Santuni Anak Yatim di Sumenep, Tegaskan Aksi Nyata di Bulan Ramadhan

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:13 WIB

Kliktimes Santuni Yatim dan Dhuafa di Guluk-Guluk, Tegaskan Peran Media sebagai Penggerak Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 23:10 WIB

Masjid Mujahidin Jadi Pusat Aksi Sosial, 150 Warga Rentan Terima Santunan dari Detikzone

Berita Terbaru