Pembiaran Sistematis! Rokok Ilegal Gico yang Ditengarai Milik Haji Mukmin Sumenep Jadi Simbol Mandulnya Bea Cukai

Rabu, 10 September 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP– Mafia rokok ilegal di Madura bak monster yang tak terbendung. Kabupaten Sumenep dan Pamekasan bukan lagi sekedar daerah produsen, melainkan telah menjelma “kerajaan rokok bodong tanpa pita cukai” yang berjalan terang-terangan, seakan hukum tak pernah ada.

Bahkan keberadaan Bea Cukai Madura di bawah kendali Novian Dermawan serta Dirjen Bea Cukai Letjen Djaka Budi Utama saat ini dinilai hanya jadi penonton, tanpa keberanian menghadapi mafia rokok yang makin sakti dan kebal hukum.

Tidak hanya itu, Menteri Keuangan yang baru dilantik pun diragukan mampu menyentuh gurita bisnis kotor ini. Sebab, di Madura, mafia rokok ilegal sudah membangun jaringan layaknya pemerintahan bayangan, kuat, kaya, dan punya tameng dari aparat.

Tak cukup dengan merampas hak negara melalui pajak dan cukai, sejumlah pengusaha rokok ilegal bahkan melakukan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Uang haram hasil bisnis kotor disulap seakan-akan legal, sementara rakyat hanya bisa gigit jari melihat negara dirampok di depan mata.

Bukti di lapangan sungguh telanjang. Rokok merek New Gico isi 20 batang, yang diduga kuat diproduksi oleh “sultan rokok bodong Sumenep” H. Mukmin, bebas beredar di pasaran. Itu baru satu merek dari puluhan merek rokok ilegal lainnya yang menyebar dari pelosok kampung hingga toko-toko kelontong di jantung kota.

“Kalau koordinasinya tidak bagus dengan aparat, pasti semua pengusaha rokok bodong sudah habis. Tapi faktanya? Bisnis mereka justru berjalan mulus, bahkan kiriman ke luar daerah pun aman tanpa hambatan,” ujar Ahmadi, Aktivis Peduli Bea Cukai.

SI, pemilik toko kelontong di Sumenep, mengaku rutin mendapat pasokan rokok ilegal dari sales. “Sales-nya langsung yang antar ke sini,” katanya

Ahmadi bahkan menyebut mafia rokok di Madura sudah masuk level yang mengerikan.

“Mereka ibarat kerajaan dalam kerajaan. Punya uang, jaringan, dan tameng aparat. Kalau Bea Cukai hanya diam, mafia akan semakin kebal hukum, semakin berkuasa,” tegasnya.

Ia menyindir keras, kegagalan pemberantasan rokok ilegal ini tidak hanya cerminan lemahnya pengawasan, melainkan pembiaran sistematis yang sudah seperti “restu diam-diam” kepada para mafia.

“Negara dirugikan triliunan rupiah, tapi pengusaha rokok ilegal pesta pora. Sementara rakyat hanya bisa menonton aparat yang tak berani bergerak,” tambahnya.

Hingga berita ini terbit, media ini masih berupaya melakukan konfirmasi kepada  H. Mukmin.

Fenomena ini menjadi potret paling kelam penegakan hukum di Madura. Mafia rokok semakin berjaya, aparat yang seharusnya jadi benteng hukum justru kian diragukan keberaniannya.

 

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Ramadan Penuh Makna, PBH Laskar Prabowo 08 Konsolidasi Organisasi dan Tegaskan Visi Misi Pelayanan Hukum bagi Masyarakat
Ketua DPD GMNI Jatim Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus, Minta Aparat Usut Tuntas
Mudik Gratis 2026 Jadi Solusi Warga Kepulauan Pulang Kampung
Remaja Diduga Ditendang dan Dipukul Kunci Motor, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Polemik Hiburan Malam: DPRD Sumenep Janji Tindak Lanjut
Dua Tahun Tanpa Kepastian, Pensiunan Talango Laporkan Dugaan Penggelapan Rp135 Juta
Peredaran Miras Ilegal Terbongkar! Polres Sampang Amankan 12 Karton Arak Bali
Pelaku TPKS Siswi SMA Hanya dituntut 3 Tahun, Kuasa Hukum Siap Lapor Kejati hingga Kejagung

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 13:59 WIB

Ramadan Penuh Makna, PBH Laskar Prabowo 08 Konsolidasi Organisasi dan Tegaskan Visi Misi Pelayanan Hukum bagi Masyarakat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 22:59 WIB

Ketua DPD GMNI Jatim Kecam Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Andrie Yunus, Minta Aparat Usut Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 22:35 WIB

Mudik Gratis 2026 Jadi Solusi Warga Kepulauan Pulang Kampung

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:35 WIB

Remaja Diduga Ditendang dan Dipukul Kunci Motor, Keluarga Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 27 Februari 2026 - 18:23 WIB

Polemik Hiburan Malam: DPRD Sumenep Janji Tindak Lanjut

Berita Terbaru