PAMEKASAN — Unit Kegiatan Mahasiswa Ikatan Qori dan Dai (UKM IQDA) menyelenggarakan Milad ke-28 di Auditorium Pusat Universitas Negeri Madura pada Rabu (26/11) pagi. Peringatan tahun ini mengusung tema “Famous Legacy: The Establishment of 28th UKM IQDA.”
Ketua Umum UKM IQDA, Zainal Abidin, dalam sambutannya menyatakan bahwa organisasi tersebut tetap aktif menjalankan program kerja di lingkungan kampus.
“Pada Milad ke-28 tahun ini, UKM IQDA UIN Madura tetap eksis menjalankan roda organisasinya di ranah kampus, penuntun peradaban seni Islam kampus, yang senantiasa melahirkan generasi adzabiyah, cerdas dan berguna bagi bangsa dan agama,” ujarnya.
Pendiri UKM IQDA turut memberikan sambutan dengan menyinggung sejarah awal berdirinya organisasi tersebut.
“22 November 1997 saat itu kampus ini masih menjadi cabang dari Sunan Ampel Surabaya, dan pengikutnya masih bisa dihitung kira-kira 17 anggota dan waktu itu yang ikut tidak banyak kemudian devisinya hanya fokus pada qori dan dai tidak selengkap zaman IQDA hari ini,” tuturnya.
Ia juga menambahkan perkembangan organisasi sejak masa awal hingga saat ini.
“Sampai detik ini saya terpukau melihat organisasi ini masih terampil di kampus, dan dari masa ke masa alhamdulillah pengikutnya selalu membeludak, ini yang bikin saya terus ingat kenapa organisasi begitu pentingnya bagi peradaban seni Islam kampus,” tambahnya.
Rangkaian acara milad ditutup dengan pemotongan tumpeng serta seminar agama bertajuk “Revitalisasi Iman Gen Z dan Dinamika Dakwah Masa Kini” yang menghadirkan pemateri KH. Anis Cipta Dewata, M.HI.
Penulis : Redaksi






