Skandal Cinta Oknum Dokter di Puskesmas, Bupati Sumenep Siap Berikan Sanksi Tegas

Sabtu, 4 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap aparatur pemerintah yang melakukan pelanggaran disiplin dan etika, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pernyataan keras ini disampaikan menyusul laporan adanya dugaan perselingkuhan antara seorang dokter berstatus PPPK dengan tenaga sukwan di salah satu Puskesmas di bawah naungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep.

“Saya mendapat laporan dengan bukti-buktinya, ada oknum dokter PPPK di Puskesmas yang melanggar disiplin dan etika,” kata Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (04/10/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah akan segera memproses laporan tersebut tanpa penundaan. Bila terbukti melanggar etika dan moral, sanksi terberat hingga pemutusan hubungan kerja akan diterapkan.

“Kalau memang ada bukti yang kuat, sanksi terberat yang bisa dijatuhkan adalah pemberhentian dan atau pemutusan hubungan perjanjian kerja,” tegasnya.

Bupati menilai, tindakan tegas perlu dilakukan demi menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah, sekaligus mempertahankan marwah profesi tenaga medis.

“Masyarakat mempercayakan pelayanan kesehatan kepada para tenaga medis. Jika ada yang berperilaku tidak pantas, itu mencederai citra institusi dan merugikan rekan sejawat yang bekerja dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, saat penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan PPPK akhir September lalu, Bupati Fauzi telah mengingatkan seluruh aparatur agar berperilaku sesuai norma hukum, sosial, dan kepegawaian.

“PPPK jangan ada kasus perselingkuhan dan bermain judi online yang merusak diri sendiri, keluarga, dan citra pemerintah daerah. Seharusnya menjadi teladan, bukan justru pelanggar,” pungkasnya.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Seleksi Sekda Sumenep Mengerucut, Delapan Kandidat Bertahan, Chainur Rasyid Menguat di Bursa Teratas
Baznas dan Pemkab Sumenep Hadirkan Kepedulian, Bencana Jadi Pelajaran Solidaritas
Bantuan Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Karduluk dan Bluto
Enam Aspek Jadi Arah Pembangunan Sumenep 2026, Bappeda Fokuskan SDM dan Ekonomi Daerah
BPP Lenteng Sumenep Peringati Isra’ Mi’raj, Korluh Tegaskan Doa dan Ikhtiar Kunci Ketahanan Pangan
Pengalaman Multisektor Abd. Rahman Riadi Jadi Pembeda di Bursa Sekda Sumenep
Tak Banyak Bicara, Kadis DKPP Sumenep Masuk Lingkar Kandidat Kuat Sekda
Penjaga Kondusivitas Sumenep Achmad Dzulkarnaen Ikut Bertarung, Bursa Sekda Kian Sengit

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 10:46 WIB

Seleksi Sekda Sumenep Mengerucut, Delapan Kandidat Bertahan, Chainur Rasyid Menguat di Bursa Teratas

Senin, 2 Februari 2026 - 18:35 WIB

Baznas dan Pemkab Sumenep Hadirkan Kepedulian, Bencana Jadi Pelajaran Solidaritas

Senin, 2 Februari 2026 - 16:19 WIB

Bantuan Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Karduluk dan Bluto

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:14 WIB

Enam Aspek Jadi Arah Pembangunan Sumenep 2026, Bappeda Fokuskan SDM dan Ekonomi Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:15 WIB

BPP Lenteng Sumenep Peringati Isra’ Mi’raj, Korluh Tegaskan Doa dan Ikhtiar Kunci Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bantuan Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Karduluk dan Bluto

Senin, 2 Feb 2026 - 16:19 WIB