UIN Madura Gaspol Riset Nasional, Bidik Hibah Rp2 Miliar Lewat Workshop Strategis MoRA 2026

Jumat, 3 April 2026 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Workshop strategi riset UIN Madura saat pemaparan penyusunan metodologi proposal MoRA The Air Funds 2026 yang diikuti pimpinan kampus, dosen lintas fakultas, dan tenaga fungsional di Ballroom Lantai 4.

Foto: Workshop strategi riset UIN Madura saat pemaparan penyusunan metodologi proposal MoRA The Air Funds 2026 yang diikuti pimpinan kampus, dosen lintas fakultas, dan tenaga fungsional di Ballroom Lantai 4.

PAMEKASAN, RADAR9.ID – UIN Madura tancap gas memperkuat daya saing riset nasional dengan menggelar Workshop Penyusunan Metodologi Proposal MoRA The Air Funds 2026, Kamis (2/4/2026), di Ballroom Lantai 4 kampus setempat. Kegiatan ini menjadi langkah konkret membidik hibah kompetitif hingga Rp2 miliar per tim dari Kementerian Agama RI.

Workshop tersebut dihadiri langsung jajaran pimpinan kampus mulai dari rektor, wakil rektor, ketua lembaga, dekan dan wakil dekan, ketua program studi, dosen lintas fakultas, hingga Jabatan Fungsional Tertentu (JFT). Antusiasme peserta juga meluas melalui siaran langsung di kanal YouTube MIUTV Official.

Rektor UIN Madura, Dr. Saiful Hadi, M.Pd., menegaskan bahwa peluang hibah nasional tidak boleh disia-siakan. Menurutnya, kesiapan roadmap riset, penguatan tata kelola kelembagaan, serta keberanian mengangkat tema strategis menjadi kunci utama memenangkan kompetisi.

“Kampus harus hadir dengan riset yang berdampak nyata. Kolaborasi yang kuat, metodologi yang matang, dan orientasi pada kebutuhan masyarakat adalah fondasi utama,” tegasnya.

Sementara itu, narasumber utama Dr. Ruchman Basori, S.Ag., M.Ag., menyebut MoRA The Air Funds sebagai instrumen penting dalam transformasi budaya riset di perguruan tinggi keagamaan. Ia mengidentifikasi tiga tantangan utama riset saat ini, yakni keterbatasan pendanaan, kualitas SDM peneliti, serta kecenderungan riset yang masih normatif dan belum solutif.

Namun, ia menegaskan bahwa skema pendanaan hingga Rp2 miliar menjadi peluang besar untuk menjawab persoalan tersebut.

“Ini kesempatan emas. UIN Madura harus berani pecah telur dan menjadi penerima hibah MoRA 2026,” ujarnya, disambut antusias peserta.

Lebih lanjut, Ruchman menekankan pentingnya riset yang membumi dan berdampak terukur, baik dalam aspek sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, hingga pembangunan nasional. Tema proposal pun diarahkan pada isu prioritas nasional seperti penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas SDM, ekonomi berkelanjutan, pendidikan, lingkungan, dan pelayanan keagamaan.

Ia juga membuka peluang luas lintas klaster riset, mulai dari sains dan teknologi, sosial humaniora, kesehatan, pendidikan, agama, hingga ekonomi kreatif. Setiap tim didorong menghasilkan luaran konkret seperti jurnal internasional bereputasi, hak kekayaan intelektual, model kebijakan, hingga prototipe inovasi yang bisa diimplementasikan.

Di sisi teknis, Hendro Dwi Antoro, S.H., C.Med., menyoroti pentingnya konsistensi proposal. Ia mengingatkan bahwa banyak proposal gagal bukan karena lemah secara akademik, tetapi minim pada aspek implementasi dan kemitraan.

“Proposal harus solid dari tema, metodologi, luaran, hingga mitra pengguna. Keterlibatan pemerintah daerah, lembaga, atau industri akan memperkuat nilai proposal di mata reviewer,” jelasnya.

Ia juga menekankan bahwa anggaran harus proporsional dan sejalan dengan desain riset, mengingat skema ini menilai proposal berskala besar dengan dampak luas, bukan sekadar riset individual.

Workshop ini sekaligus menjadi ajang konsolidasi lintas fakultas dalam membangun proposal multidisipliner berbasis pendekatan multi-helix, yang melibatkan kolaborasi antara kampus, pemerintah, industri, dan masyarakat.

Melalui penguatan metodologi dan strategi kemitraan ini, UIN Madura optimistis mampu meningkatkan jumlah proposal yang lolos pendanaan MoRA The Air Funds 2026. Lebih dari itu, kampus berharap dapat melahirkan inovasi riset yang tidak hanya kompetitif secara nasional, tetapi juga memperkuat reputasi akademik di kancah internasional.

Penulis : Poenk's

Editor : Redaksi

Berita Terkait

UIN Madura Bidik Hibah Riset Nasional Rp2 Miliar, Genjot Proposal Kompetitif Lewat Workshop MoRA The Air Fund 2026
27 Siswa SMAN 1 Sumenep Tembus PTN Favorit Lewat SNBP 2026, Bukti Konsistensi Cetak Generasi Unggul
Silaturahmi Giliyang, FOKSAGITA Perluas Dakwah Alumni
Remaja Musala Al-Ikhlas Manding Khatam Al-Qur’an Kedua di Penghujung Ramadan, Dorong Generasi Muda Aktif Tadarus
Lesbumi Sumenep Dorong Dakwah Lewat Kesenian
Tanamkan Budaya Baca, Dr. Naghfir Salurkan Buku ke Santri
Darul Arqam SD QISMu: Menguatkan Akidah, Mencetak Pemimpin Muda Sejak Dini
Ketela Rebus MBG Diduga Berbau, Aktivis Sumenep Ultimatum Pelaksana Ikuti Juknis BGN

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 15:48 WIB

UIN Madura Bidik Hibah Riset Nasional Rp2 Miliar, Genjot Proposal Kompetitif Lewat Workshop MoRA The Air Fund 2026

Jumat, 3 April 2026 - 15:01 WIB

UIN Madura Gaspol Riset Nasional, Bidik Hibah Rp2 Miliar Lewat Workshop Strategis MoRA 2026

Rabu, 1 April 2026 - 15:19 WIB

27 Siswa SMAN 1 Sumenep Tembus PTN Favorit Lewat SNBP 2026, Bukti Konsistensi Cetak Generasi Unggul

Senin, 23 Maret 2026 - 20:11 WIB

Silaturahmi Giliyang, FOKSAGITA Perluas Dakwah Alumni

Jumat, 20 Maret 2026 - 05:41 WIB

Remaja Musala Al-Ikhlas Manding Khatam Al-Qur’an Kedua di Penghujung Ramadan, Dorong Generasi Muda Aktif Tadarus

Berita Terbaru

Foto: Wakil Bupati Sumenep, KH Imam Hasyim, saat memimpin apel gabungan ASN sekaligus menyerahkan simbolis hibah perahu kepada Pemerintah Desa Kalisangka.

Pemerintahan

Wabup Sumenep: Perahu Hibah Harus Genjot Layanan Kepulauan

Senin, 6 Apr 2026 - 15:34 WIB

Foto: Barang bukti sabu seberat 6,47 gram dan 31 butir pil ekstasi yang diamankan polisi di kamar kost tersangka di Sumenep.

Narkoba

Pengedar Sabu–Ekstasi Diciduk di Kost Sumenep

Minggu, 5 Apr 2026 - 20:43 WIB

Foto: Petugas kepolisian bersama warga saat melakukan penanganan dan evakuasi korban di lokasi kejadian Sungai Setail, Banyuwangi.

Peristiwa

Remaja 14 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Setail Banyuwangi

Minggu, 5 Apr 2026 - 12:55 WIB