Bupati Fauzi Tegaskan 112 Jadi Garda Terdepan, Layanan Darurat Wajib Respons Cepat

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau langsung ruang operasional Call Center 112 di Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai upaya memastikan optimalisasi layanan darurat bagi masyarakat. Dok. RADAR9.ID.

Foto: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, meninjau langsung ruang operasional Call Center 112 di Kantor Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai upaya memastikan optimalisasi layanan darurat bagi masyarakat. Dok. RADAR9.ID.

SUMENEP, RADAR9.ID – Pemerintah Kabupaten Sumenep terus memperkuat optimalisasi Call Center 112 sebagai garda terdepan layanan kedaruratan sekaligus respons cepat terhadap berbagai persoalan sosial masyarakat.

Program layanan gratis 24 jam yang digagas Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, kini semakin mudah diakses. Masyarakat tidak lagi membutuhkan aplikasi, cukup dengan melakukan panggilan langsung ke nomor 112.

Sejak diluncurkan pada tahun 2021, layanan ini awalnya berbasis aplikasi dengan fokus utama pada pelayanan ambulans, mulai dari ambulans transportasi, gawat darurat, home care, hingga ambulans jenazah. Namun, seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat, sistem tersebut terus disempurnakan.

Kini, Call Center 112 telah terintegrasi dengan berbagai fitur layanan, seperti SiLaPoR 112 untuk sistem laporan masyarakat, SiKaPaL yang mendukung keamanan pelayaran, serta SiGaP Ibu yang difokuskan pada perlindungan dan keselamatan ibu hamil secara responsif dan terkoordinasi.

Penanggung jawab programmer Call Center 112 Sumenep, Arif Santoso, ST., menjelaskan bahwa pada awal penerapan, sistem berbasis aplikasi dinilai kurang praktis karena membutuhkan perangkat berbasis Android. Namun, sejak 2023 hingga saat ini, layanan telah bertransformasi menjadi lebih sederhana dan inklusif.

“Sekarang masyarakat cukup menghubungi 112 secara langsung untuk menyampaikan keluhan atau laporan tanpa harus menggunakan aplikasi,” ungkap Arif saat diwawancarai Redaksi RADAR9.ID di ruang kerjanya, Senin (16/3/2026).

Ia menambahkan, sejak 2025 layanan ini tidak hanya terbatas pada kondisi darurat medis saja, tetapi juga mencakup kebakaran, kecelakaan, tindak kriminalitas, bencana alam, hingga berbagai persoalan sosial lainnya.

“Semua laporan masyarakat akan ditangani, kecuali persoalan utang-piutang pribadi,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo, S.H., M.H., menegaskan kepada seluruh jajaran agar menjadikan Call Center 112 sebagai prioritas utama dalam pelayanan publik.

“Call Center 112 adalah suara saya. Setiap laporan harus ditindaklanjuti dengan cepat, terutama yang bersifat mendesak karena menyangkut kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pelayanan prima sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat.

“Pelayanan prima adalah komitmen kami untuk memastikan perlindungan dan rasa aman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumenep, Indra Wahyudi, ST., MT., menjelaskan bahwa Call Center 112 merupakan layanan pengaduan darurat terpadu yang telah diatur dalam Peraturan Bupati Sumenep Nomor 69 Tahun 2021.

“Melalui layanan ini, masyarakat dapat menghubungi 112 secara gratis untuk melaporkan atau meminta bantuan dalam situasi darurat,” jelasnya.

Dengan kemudahan akses dan cakupan layanan yang semakin luas, Call Center 112 diharapkan mampu menjadi solusi cepat dan efektif dalam penanganan berbagai persoalan darurat di Kabupaten Sumenep.

Penulis : Ibnu Hajar

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Program Mudik Gratis Sumenep Pulangkan Ratusan Perantau
Jalan Bragung – Prancak Rusak Parah, Warga Desak DPRD Sumenep Segera Perjuangkan Perbaikan
Bupati Sumenep Teken Kerja Sama Pembangunan PLTS 2 MW di Kepulauan
DPRD Sumenep Soroti Kualitas MBG, Zainal Arifin Siapkan Sidak ke SPPG Diduga Bermasalah
Pemkab Sumenep Mulai Tertibkan Peredaran Daging, Kios Bersertifikat Halal dari RPH Manding Dicanangkan di Pasar Tradisional
Enam Tahun Konsisten, Pemkab Sumenep Gelar Khotmil Qur’an Mingguan di Pendopo Agung
Bappeda Sumenep Perketat Sinkronisasi PSN, OPD Diminta Siapkan Data Akurat
Mudik Gratis Gelombang II dari Kalianget Berangkat, 241 Warga Kepulauan Menuju Kangean

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 08:41 WIB

Bupati Fauzi Tegaskan 112 Jadi Garda Terdepan, Layanan Darurat Wajib Respons Cepat

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:20 WIB

Program Mudik Gratis Sumenep Pulangkan Ratusan Perantau

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:20 WIB

Jalan Bragung – Prancak Rusak Parah, Warga Desak DPRD Sumenep Segera Perjuangkan Perbaikan

Jumat, 13 Maret 2026 - 20:08 WIB

Bupati Sumenep Teken Kerja Sama Pembangunan PLTS 2 MW di Kepulauan

Jumat, 13 Maret 2026 - 17:09 WIB

DPRD Sumenep Soroti Kualitas MBG, Zainal Arifin Siapkan Sidak ke SPPG Diduga Bermasalah

Berita Terbaru

Foto: Plt Kepala Disperkimhub Sumenep Achmad Dzulkarnain saat melepas keberangkatan pemudik program Mudik Gratis Sumenep 2026.

Pemerintahan

Program Mudik Gratis Sumenep Pulangkan Ratusan Perantau

Minggu, 15 Mar 2026 - 21:20 WIB