SUMENEP, RADAR9.ID – Kunjungan Pangdam Kodam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin ke lokasi proyek EduFarming Fauzi Mami Muda di Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep, menjadi sorotan penting dalam upaya penguatan edukasi peternakan berbasis masyarakat. Pada Minggu 8 Maret 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Pangdam meninjau langsung kawasan EduFarming yang dikembangkan sebagai pusat pembelajaran peternakan bagi masyarakat, khususnya kalangan generasi muda di pedesaan.
Program EduFarming yang digagas Fauzi Mami Muda mengusung konsep pendidikan berbasis praktik. Masyarakat tidak hanya memperoleh teori tentang beternak, tetapi juga dilibatkan langsung dalam proses pengelolaan peternakan secara modern, mulai dari manajemen produksi hingga sistem pemeliharaan yang berkelanjutan.
Mayjen TNI Rudy Saladin mengapresiasi inisiatif tersebut karena dinilai mampu membuka ruang edukasi sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Konsep seperti ini sangat positif karena memberikan pembelajaran nyata kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar melihat sektor peternakan sebagai peluang ekonomi yang menjanjikan,” ujarnya saat berada di lokasi.
Menurutnya, pembangunan ketahanan pangan tidak bisa hanya bergantung pada kebijakan pemerintah semata. Diperlukan keterlibatan aktif masyarakat melalui inovasi lokal yang mampu mengoptimalkan potensi sektor pertanian dan peternakan.
Sementara itu, penggagas program EduFarming, Fauzi Mami Muda, menyampaikan bahwa kawasan tersebut dirancang sebagai pusat pembelajaran terbuka bagi masyarakat yang ingin memahami peternakan secara lebih modern dan produktif.
Ia berharap EduFarming di Desa Matanair dapat menjadi ruang kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap pengembangan sektor peternakan.
“Kami ingin tempat ini menjadi pusat belajar bersama. Tidak hanya soal beternak, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi berbasis peternakan,” kata Fauzi.
Menurutnya, jika generasi muda mulai tertarik mengelola peternakan dengan pendekatan ilmu pengetahuan dan manajemen yang baik, maka peluang mewujudkan kemandirian pangan daerah akan semakin terbuka.
Kunjungan Pangdam Kodam V/Brawijaya tersebut juga mencerminkan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi di tingkat desa.
EduFarming di Desa Matanair kini dipandang sebagai salah satu model pembelajaran peternakan yang berpotensi memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di Kabupaten Sumenep.
Penulis : Kabiro Sumenep
Editor : Redaksi






