PKDI Sumenep Dorong KDMP Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Desa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat dan Pembina PKDI Miskun Legiyono bertemu Dandim 0827/Sumenep di Makodim Sumenep. Dok. RADAR9.ID.

Foto: Ketua PKDI Sumenep H. Ubaid Abdul Hayat dan Pembina PKDI Miskun Legiyono bertemu Dandim 0827/Sumenep di Makodim Sumenep. Dok. RADAR9.ID.

SUMENEP, RADAR9.ID – Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep menyatakan keseriusannya dalam mengawal dan menyukseskan program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai upaya konkret memperkuat fondasi ekonomi di tingkat desa.

Organisasi yang menaungi para kepala desa tersebut menilai KDMP sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat, memperluas ruang bagi pelaku usaha mikro, serta mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang selama ini belum tergarap maksimal.

Ketua PKDI Sumenep, H. Ubaid Abdul Hayat, menegaskan bahwa pembangunan KDMP bukan sekadar membentuk koperasi baru, melainkan menjadi instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa.

“KDMP bukan hanya wadah usaha. Ini adalah sarana untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa, memberdayakan pelaku usaha mikro, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Ubaid, Sabtu (7/3/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan usai pertemuan PKDI bersama Dandim Sumenep yang baru, didampingi Pembina PKDI, Miskun Legiyono. Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya sinergi antara kepala desa, pemerintah, serta aparat keamanan dalam memastikan program KDMP berjalan optimal.

Menurut Ubaid, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar koperasi desa mampu berkembang secara profesional, transparan, dan benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.

“Dengan dukungan semua pihak, koperasi ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi lokal yang mampu membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan warga desa,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina PKDI Sumenep, Miskun Legiyono, menyampaikan bahwa PKDI siap melakukan pendampingan intensif kepada desa-desa dalam pengembangan KDMP. Pendampingan tersebut meliputi pembentukan struktur pengurus, penguatan kapasitas manajemen, hingga membantu membuka akses pemasaran produk unggulan desa.

“Targetnya bukan sekadar mendirikan koperasi, tetapi memastikan koperasi ini tumbuh sehat, profesional, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Miskun.

Ia juga menekankan bahwa KDMP menjadi ruang pembelajaran ekonomi bagi masyarakat desa. Melalui koperasi tersebut, warga diharapkan semakin memahami pengelolaan keuangan, prinsip kerja sama, serta pentingnya transparansi dalam menjalankan usaha bersama.

“Ini bukan hanya soal modal atau bisnis, tetapi membangun kesadaran ekonomi dan budaya gotong royong di tengah masyarakat desa,” jelasnya.

PKDI Sumenep berharap keberhasilan pengembangan KDMP di berbagai desa dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Selain itu, program ini juga diyakini akan memperkuat peran kepala desa sebagai pemimpin yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

“Jika dikelola serius dan didukung semua pihak, KDMP akan menjadi pilar penting pembangunan desa sekaligus simbol transformasi ekonomi berbasis masyarakat,” pungkas Miskun.

Dengan komitmen kuat, sinergi lintas sektor, serta perencanaan yang matang, PKDI Sumenep optimistis Koperasi Desa Merah Putih mampu menghadirkan perubahan nyata bagi ekonomi desa, baik dari sisi kesejahteraan masyarakat maupun penguatan solidaritas sosial di tingkat lokal

Penulis : Kabiro Sumenep

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Tinjau EduFarming Rubaru, Pangdam Rudy Saladin Dorong Peternakan Modern di Desa
Peringati HUT ke-4, Nusainsider.com Perkuat Kolaborasi Aktivis dan Pemuda di Sumenep
Ramadan Penuh Kepedulian, Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo dan LensaMadura.com Santuni Anak Yatim di Sumenep
Naghfir’s Institute Award 2026 Angkat 9 Pekerja Sunyi Kemanusiaan di Sumenep
BPRS Bhakti Sumekar Luncurkan Tabungan TAHARA, Solusi Siapkan Dana Lebaran dengan Bagi Hasil 5,6 Persen
Dirut BPRS Bhakti Sumekar Ingatkan Waspada Uang Palsu Jelang Lebaran, Kenali Ciri 3D
BPP Manding Laksanakan Serap Gabah Petani di Giring dan Manding Timur, Total 6,7 Ton Terserap
Bupati Sumenep Turun Lapangan, Jaga Stabilitas Harga dan Ketersedian Pokok

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 09:41 WIB

Tinjau EduFarming Rubaru, Pangdam Rudy Saladin Dorong Peternakan Modern di Desa

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:11 WIB

Peringati HUT ke-4, Nusainsider.com Perkuat Kolaborasi Aktivis dan Pemuda di Sumenep

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:39 WIB

Ramadan Penuh Kepedulian, Yayasan Tarmoedji Condro Sudarmo dan LensaMadura.com Santuni Anak Yatim di Sumenep

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:37 WIB

PKDI Sumenep Dorong KDMP Jadi Motor Baru Penggerak Ekonomi Desa

Rabu, 4 Maret 2026 - 19:10 WIB

Naghfir’s Institute Award 2026 Angkat 9 Pekerja Sunyi Kemanusiaan di Sumenep

Berita Terbaru