SUMENEP, RADAR9.ID – Menjelang Ramadan dan meningkatnya arus mudik Lebaran, wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep berada pada momentum krusial. Aktivitas masyarakat dan kebutuhan logistik melonjak, menjadikan transportasi laut sebagai penopang utama kelancaran kehidupan sehari-hari.
Bagi warga kepulauan, laut adalah urat nadi penghubung ekonomi, distribusi pangan, dan mobilitas keluarga. Ketika pelayaran tidak pasti, dampaknya langsung terasa pasokan tersendat, ekonomi melambat, dan rencana mudik terancam terganggu.
Kondisi tersebut menjadi perhatian utama pemerintah daerah setiap menjelang Ramadan dan Lebaran. Lonjakan mobilitas harus dibarengi dengan kepastian layanan transportasi agar tidak menimbulkan persoalan baru di tengah masyarakat.
Penetapan jadwal KMP Dharma Bahari Sumekar III lintasan Kalianget – Kangean menjadi langkah antisipatif Pemkab Sumenep untuk menjaga keteraturan penyeberangan. Kepastian ini memudahkan masyarakat mengatur perjalanan, distribusi barang, dan persiapan mudik Lebaran.
Bupati Sumenep menegaskan bahwa transportasi laut merupakan layanan dasar yang harus terjaga, terutama pada periode dengan mobilitas tinggi seperti Ramadan dan Lebaran.
“Pemerintah daerah memastikan layanan transportasi laut berjalan sesuai jadwal dan ketentuan. Kepastian ini penting agar aktivitas masyarakat kepulauan tetap berlangsung lancar,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa koordinasi dengan operator penyeberangan terus diperkuat guna memastikan pelayanan berjalan tertib dan mengutamakan keselamatan, seiring meningkatnya jumlah penumpang dan muatan barang.
“Kami ingin seluruh proses di lapangan berjalan sesuai aturan dan mengedepankan keselamatan. Dengan pengelolaan yang baik, mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan pokok dapat berlangsung tanpa hambatan,” tegasnya.
Di tengah tantangan geografis dan dinamika cuaca, kepastian transportasi laut menjadi penyangga ketenangan masyarakat kepulauan agar kehidupan tetap bergerak seimbang, kebutuhan terpenuhi, dan momentum keagamaan dapat dijalani dengan rasa aman.
Penulis : Ibnu Hajar






