Diduga Tak Penuhi Juknis, Pelaksanaan MBG Manding Tuai Kritik dan Keluhan Wali Murid

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, RADAR9.ID – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Manding kembali menuai keluhan. Sejumlah wali murid menyebut makanan yang diterima siswa diduga tidak sesuai dengan standar petunjuk teknis (juknis), baik dari segi kualitas maupun kelayakan konsumsi.

Badan Gizi Nasional (BGN) menetapkan standar kalori dan gizi Menu Makan Bergizi Gratis berbasis kelompok usia PAUD hingga SMA dengan komposisi wajib dan berimbang. Setiap porsi harus berisi karbohidrat (nasi, umbi, atau jagung), protein hewani sebagai sumber asam amino esensial, protein nabati (tempe/tahu), sayur dan buah untuk serat serta vitamin-mineral, serta susu sebagai pelengkap kalsium.

Salah satu wali murid mengungkapkan, menu yang diterima anaknya hanya berupa nasi jagung, tahu yang sudah berbau, kuah daun kelor (maronggi), ikan laut, serta buah salak.

“Anak saya bilang tahunya sudah bau. Kami khawatir kalau makanan seperti itu dikonsumsi terus, bisa berdampak pada kesehatan,” ujar salah satu orang tua dengan nada kecewa. Rabu (11/2/2026).

Sorotan juga datang dari kalangan Aktivis Sosial dan Pemerhati Kebijakan Publik asal Jawa Timur, Nunuk Rusianita. Sebagai aktivis Jawa Timur yang dikenal lantang dan konsisten dalam mengawal isu-isu kebijakan publik, Nunuk kerap berada di garis depan ketika menyuarakan kepentingan masyarakat kecil.

Ia menegaskan bahwa program MBG tidak boleh hanya berorientasi pada pembagian makanan semata, melainkan harus benar-benar memperhatikan kandungan gizi, porsi, serta kelayakan konsumsi bagi siswa.

“Program ini bernama Makan Bergizi Gratis, maka ukuran utamanya adalah gizinya. Jika menu yang diberikan tidak memenuhi unsur gizi seimbang, maka tujuan program jelas tidak tercapai,” tegas Nunuk, Jum’at (13/2/2026).

Menurutnya, jika pelaksanaan di lapangan tidak sesuai dengan juknis dan standar Badan Gizi Nasional (BGN), maka evaluasi harus dilakukan secara terbuka dan menyeluruh.

Pihaknya juga memastikan akan melayangkan surat resmi kepada BGN guna meminta pengawasan yang lebih ketat serta audit kualitas menu di setiap titik pelaksanaan.

“Program ini sangat baik, tetapi pelaksanaannya wajib sesuai standar. Jika ditemukan masalah, harus segera dibina dan diperbaiki. Dalam waktu dekat kami akan menyurati BGN,” tegasnya.

Sementara itu, Danramil Manding, Peltu Agus sugiono menyatakan akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) guna memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami akan turun langsung untuk mengecek pelaksanaan program dan memastikan makanan yang diberikan sesuai standar dan layak dikonsumsi,” ujarnya.

Masyarakat berharap evaluasi segera dilakukan agar program MBG tetap berjalan optimal serta benar-benar memberikan manfaat bagi pemenuhan gizi dan kesehatan siswa.

Hingga berita ini diterbitkan, Koordinator MBG wilayah Kabupaten Sumenep belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi melalui panggilan WhatsApp telah dilakukan, namun meski nada sambung terdengar, yang bersangkutan tidak memberikan respons.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak terkait guna menjaga keberimbangan informasi.

Penulis : Redaksi***

Berita Terkait

Jelang Ramadan, Forkopimcam Lenteng Gelar Kerja Bakti Bersihkan Pasar Lenteng
Panen Raya Jagung Jadi Bukti Sinergi Sumenep Perkuat Ketahanan Pangan
Pemkab Sumenep Pastikan Pelayaran Kepulauan Tetap Stabil Jelang Ramadan dan Mudik Lebaran
Harga dan Stok Aman, Bupati Fauzi Pantau Pasar Anom Sumenep
Sosialisasi Serap Gabah di Manding, Bulog Siap Jemput Hasil Panen Petani Sesuai HPP
Operasi Semeru 2026, Satlantas Sumenep Perkuat Kompetensi Sopir Ambulans
Optimalisasi Dana Umat: BAZNAS Sumenep Rehabilitasi Musholla Al-Ikhlas Jelang Bulan Suci
Pelayanan Desa Lenteng Barat Dipastikan Tetap Optimal Selama Jam Kerja

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:56 WIB

Jelang Ramadan, Forkopimcam Lenteng Gelar Kerja Bakti Bersihkan Pasar Lenteng

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:53 WIB

Panen Raya Jagung Jadi Bukti Sinergi Sumenep Perkuat Ketahanan Pangan

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:02 WIB

Pemkab Sumenep Pastikan Pelayaran Kepulauan Tetap Stabil Jelang Ramadan dan Mudik Lebaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:56 WIB

Harga dan Stok Aman, Bupati Fauzi Pantau Pasar Anom Sumenep

Jumat, 13 Februari 2026 - 11:03 WIB

Diduga Tak Penuhi Juknis, Pelaksanaan MBG Manding Tuai Kritik dan Keluhan Wali Murid

Berita Terbaru

Pemerintahan

Harga dan Stok Aman, Bupati Fauzi Pantau Pasar Anom Sumenep

Jumat, 13 Feb 2026 - 12:56 WIB