BPP Lenteng Sumenep Peringati Isra’ Mi’raj, Korluh Tegaskan Doa dan Ikhtiar Kunci Ketahanan Pangan

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, RADAR9.ID – Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Lenteng menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan khidmat, menghadirkan penceramah kondang KH. Moh. Khodri, Senin malam (26/1/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus penguatan sinergi antara nilai keagamaan dan pembangunan sektor pertanian.

Peringatan Isra’ Mi’raj ini dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Lenteng, jajaran Polsek dan TNI. Turut hadir para ulama dan tokoh agama setempat, tokoh masyarakat, para petani dari berbagai desa di Kecamatan Lenteng, pengurus Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kecamatan Lenteng.

Koordinator Penyuluh (Korluh) Kecamatan Lenteng, Saddam Susilo Kariyanto, S.TP, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial keagamaan, melainkan memiliki makna mendalam bagi dunia pertanian. Ia menekankan pentingnya menyatukan ikhtiar manusia dengan kekuatan doa para ulama.

“Pertanian tidak hanya disusun dari kerja keras, teknologi, dan perencanaan, tetapi juga harus disertai doa. Di Lenteng ini ada ulama, ada petani, dan ada alam. Ketiganya harus disatukan agar pertanian berjalan berkah dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui momentum ini diharapkan terjalin silaturahmi yang semakin kuat antara para alim ulama, petani, penyuluh, serta unsur masyarakat lainnya.

Menurutnya, motto ikhtiar dan doa harus menjadi landasan bersama dalam membangun pertanian yang tangguh.

“Silaturahmi antara ulama dan petani sangat penting. Dengan kebersamaan, ikhtiar di lapangan akan lebih kuat dan doa-doa yang dipanjatkan akan menjadi penguat bagi setiap usaha yang dilakukan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Saddam berharap nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa Isra’ Mi’raj dapat menjadi pengingat bahwa hubungan antara alam dan doa tidak boleh dipisahkan. Ia menegaskan bahwa keseimbangan spiritual dan kerja nyata merupakan kuncir keberhasilan pertanian.

“Semoga dua elemen ini, antara alam dan doa, khususnya di malam Isra’ Mi’raj, tidak pernah terpisahkan. Dengan itu, pertanian di Lenteng diharapkan terus tumbuh, produktif, dan membawa kesejahteraan bagi petani,” pungkasnya.

Acara berlangsung penuh kekhusyukan dan diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, keberkahan hasil pertanian, serta kemajuan sektor pertanian di Kecamatan Lenteng.

Penulis : Ibnu Hajar

Berita Terkait

Baznas dan Pemkab Sumenep Hadirkan Kepedulian, Bencana Jadi Pelajaran Solidaritas
Bantuan Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Karduluk dan Bluto
Enam Aspek Jadi Arah Pembangunan Sumenep 2026, Bappeda Fokuskan SDM dan Ekonomi Daerah
Pengalaman Multisektor Abd. Rahman Riadi Jadi Pembeda di Bursa Sekda Sumenep
Tak Banyak Bicara, Kadis DKPP Sumenep Masuk Lingkar Kandidat Kuat Sekda
Penjaga Kondusivitas Sumenep Achmad Dzulkarnaen Ikut Bertarung, Bursa Sekda Kian Sengit
Bupati Sumenep Lantik Lima Komisioner KI di Pendopo Agung, Tegaskan Transparansi dan Integritas
Farid Gaki: DPRD Sumenep Harus Kembali ke Jalur Pengawasan, Bukan Intervensi Melalui Surat ke BKN

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 18:35 WIB

Baznas dan Pemkab Sumenep Hadirkan Kepedulian, Bencana Jadi Pelajaran Solidaritas

Senin, 2 Februari 2026 - 16:19 WIB

Bantuan Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Karduluk dan Bluto

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:14 WIB

Enam Aspek Jadi Arah Pembangunan Sumenep 2026, Bappeda Fokuskan SDM dan Ekonomi Daerah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:15 WIB

BPP Lenteng Sumenep Peringati Isra’ Mi’raj, Korluh Tegaskan Doa dan Ikhtiar Kunci Ketahanan Pangan

Minggu, 25 Januari 2026 - 15:00 WIB

Pengalaman Multisektor Abd. Rahman Riadi Jadi Pembeda di Bursa Sekda Sumenep

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bantuan Pemkab Sumenep Hadir untuk Warga Karduluk dan Bluto

Senin, 2 Feb 2026 - 16:19 WIB