SUMENEP — Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjadikan Kejuaraan Catur se-Madura 2026 sebagai ajang utama lahirnya generasi pecatur muda berprestasi. Event regional yang dijadwalkan tahun depan ini diproyeksikan menjadi kompetisi terbesar di wilayah Madura sekaligus sarana pembinaan atlet catur usia dini.
Ketua Percasi Sumenep, Dr. Mohammad Suharjono, S.H., M.H., menegaskan bahwa kejuaraan ini dirancang tidak sekadar sebagai pertandingan, tetapi juga sebagai program pembinaan berkelanjutan.
“Tahun 2026 akan menjadi momentum penting bagi pembinaan catur di Madura. Kami ingin memastikan para pecatur muda mendapatkan ruang seluas-luasnya untuk bertanding, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Suharjono, Jumat (12/12/2025).
Dalam persiapan menuju kejuaraan, pengurus Percasi Sumenep telah melakukan sejumlah langkah strategis, antara lain: penguatan klub-klub catur di tingkat kecamatan, pelatihan rutin bagi atlet junior, serta pembinaan pelatih lokal. Selain itu, Percasi terus berkolaborasi dengan sekolah-sekolah untuk mempromosikan catur sebagai olahraga intelektual yang mampu meningkatkan konsentrasi, logika, dan daya juang.
Kejuaraan se-Madura 2026 akan mempertandingkan berbagai kategori, mulai dari kelompok usia dini (KU-8, KU-10, KU-12), remaja, hingga senior. Percasi Sumenep menargetkan peningkatan jumlah peserta hingga dua kali lipat dibanding penyelenggaraan sebelumnya, dengan harapan menjaring talenta baru dari seluruh kabupaten di Madura.
Suharjono menambahkan bahwa pelaksanaan pasca Idulfitri dianggap waktu paling ideal, karena para atlet, pelatih, dan ofisial telah menyelesaikan agenda ibadah dan kegiatan keluarga.
“Pasca Idulfitri merupakan waktu yang tepat untuk kembali fokus pada pembinaan dan kompetisi. Kami ingin para atlet tampil maksimal tanpa terbentur agenda besar lainnya,” jelasnya.
Dalam rangka menghadirkan kompetisi profesional, Percasi Sumenep tengah menyiapkan sistem pertandingan modern, termasuk penyiaran secara daring, perangkat digital penilaian, serta wasit bersertifikat. Sistem ini diharapkan mampu membiasakan atlet muda dengan atmosfer kompetisi yang profesional dan transparan.
Melalui kejuaraan ini, Percasi Sumenep berharap Madura mampu melahirkan pecatur muda berbakat yang siap bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional. Dengan dukungan pembinaan yang tepat, organisasi ini optimistis prestasi atlet catur Madura akan terus meningkat, sekaligus meneguhkan catur sebagai olahraga yang mengedepankan konsentrasi, strategi, dan karakter disiplin bagi generasi muda.
Penulis : Ibnu Hajar






