Malang – Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (DPP FKMSB) mengeluarkan seruan resmi kepada seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) untuk melaksanakan penggalangan dana bagi warga terdampak banjir dan longsor di berbagai wilayah Indonesia.
Seruan ini disampaikan melalui surat resmi bernomor 16/.1/DPP-FKMSB//2025 dan diperkuat oleh imbauan terbuka pada Minggu, 30 November 2025. Sebagai tindak lanjut, DPP FKMSB menginstruksikan seluruh DPW untuk menggalang dana melalui berbagai bentuk solidaritas, seperti aksi lapangan, kegiatan virtual, konser kemanusiaan, dan lainnya.
Kegiatan penggalangan dana ini dijadwalkan berlangsung dari 1 hingga 15 Desember 2025. Ketua Umum DPP FKMSB, Moh Nurisul Anwar, menegaskan bahwa bencana ini mengingatkan pentingnya peran masyarakat, termasuk mahasiswa dan santri, dalam kerja kemanusiaan.
“Bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengingatkan kita bahwa Indonesia selalu berisiko geologis dan hidrometeorologis. Kita tidak bisa menghentikan bencana, tetapi kita bisa memastikan tidak ada yang menghadapi penderitaan sendirian,” ujar Moh Nurisul Anwar.
Ia juga menekankan bahwa mahasiswa dan santri memiliki peran penting dalam solidaritas kemanusiaan, dan harus tetap peka terhadap penderitaan sesama.
“Dengan langkah sederhana pun, kita bisa membantu saudara-saudara yang tengah berjuang. Penggalangan dana, pengumpulan kebutuhan pokok, aksi lapangan, atau kampanye kesadaran publik adalah kontribusi yang berarti,” tutupnya






