AQ Minta Naskah KEK Tembakau Selesai Desember, Iskil: Generasi Muda Harus Menjadi Motor Perjuangan

Jumat, 28 November 2025 - 14:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Uniba Madura bersama Komunitas Muda Madura menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau sebagai Arah Baru Ekonomi Madura” di Auditorium Jagha Tembhe, Kamis, 27 November 2025. Kegiatan yang diawali dengan seremonial kampus ini mempertemukan pemerintah daerah, pelaku industri, petani tembakau, akademisi, jurnalis, paguyuban rokok, masyaikh, hingga anggota DPRD dalam satu forum strategis.

Achsanul Qosasi meminta Uniba Madura untuk mengambil peran strategis dalam penyusunan riset, naskah akademik, dan advokasi kebijakan.

“Saya minta Pak Rektor Uniba berada di barisan terdepan. Madura membutuhkan kampus yang bukan hanya mengajar, tetapi membela rakyatnya. Kuncinya ada di Pamekasan dan Sumenep.” katanya.

Ia menegaskan bahwa perjuangan KEK harus berbasis data dan kajian yang komprehensif. “Ini bukan hanya gagasan, ini permohonan rakyat Madura,” tandasnya.

Ia menargetkan naskah akademik selesai pada 30 Desember untuk dibawa ke Jakarta dan disampaikan kepada Gubernur Jawa Timur pada Januari.

Pada sesi pembukaan, prakata panitia disampaikan oleh Moh Iskil El Fatih, yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri BEM KM Uniba Madura. Iskil menekankan bahwa inisiatif FGD ini lahir dari kesadaran generasi muda akan urgensi memperjuangkan tembakau sebagai kekuatan strategis ekonomi lokal.

“Hari ini kita tidak sekadar duduk dan mendengarkan. Kita sedang merawat sebuah mimpi bersama: mimpi tentang keadilan bagi petani, mimpi tentang Madura yang berdiri di atas kakinya sendiri,” ujarnya.

Iskil menegaskan bahwa mahasiswa harus hadir sebagai motor gagasan, bukan hanya pelengkap dalam isu-isu pengembangan ekonomi. Ia menyampaikan bahwa forum ini adalah bentuk kesadaran bahwa Pulau Madura harus diperjuangkan dengan serius dan berbasis data.

“Ini bukan sekadar acara. Ini adalah doa yang kita wujudkan menjadi masa depan Pulau Madura. Madura sudah terlalu lama berada di pinggir tata niaga tembakau. Kita ingin memastikan masa depan itu tidak dirumuskan tanpa suara anak mudanya,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa perjuangan KEK Tembakau memerlukan keberanian intelektual.

“Kita tidak turun ke jalan hari ini, tetapi kita sedang menyusun jalan itu. Jalan yang berisi data, riset, konsep, dan langkah strategis. Jika Madura ingin memiliki KEK Tembakau, maka kita harus menjadi generasi yang menuliskan naskahnya dan memperjuangkannya,” ungkapnya.

Berita Terkait

BIP Sumenep Gelar Aksi Sosial Akbar, Ribuan Anak Yatim dan Pekerja Jalanan Madura Rasakan Hangatnya Kepedulian
Optimalkan Layanan Masyarakat, KUA Lenteng Sumenep Tegaskan Nikah di Kantor Gratis bagi Pasangan Perawan-Perjaka
Puting Beliung Terjang Karduluk: Baznas dan DWP Disdik Sumenep Pasang Badan demi Pendidikan Siswa
Musola Al-Ikhlas di Kecamatan Manding Sumenep Hampir Selesai, Kepedulian JSI dan Donatur Jadi Amal Jariyah Bersama
Respons Cepat Baguna PDI Perjuangan Sumenep, Pasien Pulau Kangayan Dirujuk ke RSUD Pamekasan
SDN Panaongan III Jadi Saksi Pemilihan Korcam PPPK Paruh Waktu Pasongsongan Sumenep
Praneda Care Foundation Kembali Berikan Bantuan Korban Bencana di Aceh Tamiang, Membawa Harapan di Jumat Berkah
DPC PDI Perjuangan Sumenep Laksanakan Aksi Tanam Pohon di TPA Torbang, Tegaskan Komitmen Pelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 14:59 WIB

BIP Sumenep Gelar Aksi Sosial Akbar, Ribuan Anak Yatim dan Pekerja Jalanan Madura Rasakan Hangatnya Kepedulian

Selasa, 10 Februari 2026 - 11:14 WIB

Optimalkan Layanan Masyarakat, KUA Lenteng Sumenep Tegaskan Nikah di Kantor Gratis bagi Pasangan Perawan-Perjaka

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:52 WIB

Puting Beliung Terjang Karduluk: Baznas dan DWP Disdik Sumenep Pasang Badan demi Pendidikan Siswa

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:05 WIB

Musola Al-Ikhlas di Kecamatan Manding Sumenep Hampir Selesai, Kepedulian JSI dan Donatur Jadi Amal Jariyah Bersama

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:43 WIB

Respons Cepat Baguna PDI Perjuangan Sumenep, Pasien Pulau Kangayan Dirujuk ke RSUD Pamekasan

Berita Terbaru