Bani Insan Peduli Turun Malam Hari, Bantu Warga Miskin yang Terlilit Hutang Lantaran Bayar Biaya Rumah Sakit

Rabu, 19 November 2025 - 00:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Usai viralnya berita tentang Mawiya (44), pasien miskin asal Desa Romben Rana yang dikenai tagihan rumah sakit setelah menolak amputasi di RSI Kalianget, Yayasan Bani Insan Peduli (BIP) langsung bergerak cepat. Tanpa menunggu waktu, sejumlah anggota BIP turun pada malam hari menuju Dusun Kebun untuk menyerahkan bantuan sebesar Rp3,5 juta kepada keluarga tersebut, Selasa, 18/11/2025, malam.

Kehadiran BIP menjadi angin segar bagi keluarga yang tengah berada dalam tekanan ekonomi dan psikologis. Tidak hanya membawa bantuan finansial, mereka juga memberikan dukungan moral di tengah situasi yang serba sulit.

Ketua Yayasan BIP, Ali Zainal Abidin, menegaskan bahwa langkah cepat ini dilakukan sebagai bentuk respon kemanusiaan .

“Kami hanya membantu meringankan bebannya. Ini panggilan kemanusiaan, bukan perkara besar kecilnya bantuan, tapi kepedulian kepada sesama,” ujarnya.

“Kami hanya ingin hadir sebagai saudara. Semoga bantuan ini memberi kelegaan dan menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendirian,” tambahnya.

Bantuan tersebut disambut penuh haru oleh Mawiya dan keluarganya.

“Terima kasih Pak Ali Zainal Abidin. Semoga Allah membalas kebaikannya,” ucapnya.

Suaminya, Murang (47), juga mengaku terharu melihat ada pihak yang datang malam hari hanya untuk memastikan keluarganya tidak menghadapi persoalan itu sendirian.

“BIP hadir sebagai penyelamat hati kami. Saat kami bingung harus bagaimana, mereka datang memberi semangat,” tuturnya.

Mawiya sebelumnya dikenai tagihan Rp3.450.314 setelah menolak amputasi jari kaki yang direkomendasikan dokter. Padahal, pasien berhak menolak tindakan medis sesuai peraturan.

Ia dirawat sejak 13–16 November 2025 akibat komplikasi diabetes. Penolakan terhadap amputasi membuat keluarga terpuruk setelah tagihan muncul dan memberatkan ekonomi mereka.

Kasus ini kemudian viral di media sosial, memicu pembahasan publik mengenai hak pasien dan perlindungan bagi warga miskin.

Aksi cepat BIP menjadi pengingat bahwa masyarakat kecil tidak hanya membutuhkan jaminan kesehatan, tetapi juga pendampingan, empati, dan layanan yang benar-benar berpihak pada kemanusiaan.

Keluarga Mawiya berharap bantuan yang diterima menjadi langkah awal dari hadirnya solusi dan perhatian lebih serius terhadap warga miskin yang mengalami persoalan serupa.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Kolaborasi Tiga Cabang, BMT UGT Nusantara Sumenep Berbagi Ribuan Takjil di Bulan Ramadhan
Isi Ramadan dengan Kepedulian Sosial, Abd Aziz Salim Syabibi Santuni Anak Yatim di Myze Hotel Sumenep
Remaja Masjid Husnul Khatimah Istiqamah Tadarus Al-Qur’an Setiap Malam di Bulan Ramadhan
Hampir Setiap Hari, Kebaikan Praneda Care Foundation Mengalir untuk Pengendara, Pejalan Kaki, dan Warga Jakarta
Ramadan Berkah, Praneda Care Foundation Hadirkan Senyum untuk Warga Aceh dan Jakarta dengan Ratusan Takjil
Pemkab Sumenep Kembali Fasilitasi Mudik Gratis Perantau Jakarta Sambut Idulfitri 1447 H
BIP Sumenep Gelar Aksi Sosial Akbar, Ribuan Anak Yatim dan Pekerja Jalanan Madura Rasakan Hangatnya Kepedulian
Optimalkan Layanan Masyarakat, KUA Lenteng Sumenep Tegaskan Nikah di Kantor Gratis bagi Pasangan Perawan-Perjaka

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 19:17 WIB

Kolaborasi Tiga Cabang, BMT UGT Nusantara Sumenep Berbagi Ribuan Takjil di Bulan Ramadhan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:27 WIB

Isi Ramadan dengan Kepedulian Sosial, Abd Aziz Salim Syabibi Santuni Anak Yatim di Myze Hotel Sumenep

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:12 WIB

Remaja Masjid Husnul Khatimah Istiqamah Tadarus Al-Qur’an Setiap Malam di Bulan Ramadhan

Rabu, 4 Maret 2026 - 01:42 WIB

Hampir Setiap Hari, Kebaikan Praneda Care Foundation Mengalir untuk Pengendara, Pejalan Kaki, dan Warga Jakarta

Sabtu, 28 Februari 2026 - 03:36 WIB

Ramadan Berkah, Praneda Care Foundation Hadirkan Senyum untuk Warga Aceh dan Jakarta dengan Ratusan Takjil

Berita Terbaru